20.1 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaPemerintahanPemkot Cilegon Usulkan Status JLS Ditingkatkan Jadi Jalan Nasional

Pemkot Cilegon Usulkan Status JLS Ditingkatkan Jadi Jalan Nasional

-

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah mengusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk menaikan status Jalan Lingkar Selatan (JLS) dari jalan kota menjadi jalan nasional. Hal ini diusulkan mengingat JLS merupakan jalur strategis yang kerap dilalui kendaraan untuk kepentingan nasional.

Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) pada Setda Pemkot Cilegon Sabri Wahyudin mengatakan, opsi tersebut diusulkan setelah Pemkot Cilegon mengadakan rapat dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten.

Dalam rapat itu, Pemkot ditawarkan dua opsi. Pertama, jika status ditingkatkan menjadi jalan nasional maka Pemkot menyerahkan seluruh aset JLS. Kemudian opsi kedua, status JLS dapat ditingkatkan tetapi asetnya tidak diserahkan.

“Karena ada dua opsi, kami ambil opsi kedua. Yaitu, pola peningkatan jalan namun tidak merubah status asetnya. Sehingga JLS akan menjadi jalan nasional namun tetap milik Kota Cilegon,” kata Sabri saat ditemui di Kantor Pemerintahan Kota Cilegon, Rabu (2/2/2022).

Lanjut Sabri, Pemkot Cilegon dalam memperbaiki JLS telah memutuskan untuk mengusulkan opsi kedua. Saat ini, tim kajian Pemkot Cilegon telah bermohon usulan tersebut ke Kementerian PUPR.

“Kami sudah diskusikan ini dengan BPJN Banten. Bahkan sekarang sudah kami layangkan surat permohonannya ke Kementerian PUPR,” lanjutnya.

Sabri mengakui, selama ini Pemkot kesulitan untuk memperbaiki JLS secara keseluruhan karena biaya perbaikan/pemeliharaan menyedot anggaran yang besar atau kurang lebih Rp 160 miliar. Namun disisi lain, jalan tersebut dinilai sebagai jalur yang strategis untuk kepentingan nasional baik untuk jalur wisata, industri, arus logistik pelabuhan maupun jalur menuju obyek vital nasional.

“JLS sekarang ini telah menjadi jalur utama menuju kawasan wisata Anyer, juga industri. Akses menuju beberapa objek vital pun melalui JLS. Sehingga banyak kepentingan nasional yang menggunakan jalur itu,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian membenarkan status JLS diusulkan untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional. Katanya, sisi lain dari peningkatan jalan tersebut, tidak lain penghematan anggaran perbaikan JLS.

“JLS itu butuh anggaran kurang lebih Rp 160 miliar dalam hal perbaikan jalan. Kan bisa menghemat biaya juga. Asetnya pun masih punya Cilegon bukan pusat,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2