SERANG, SSC – Upaya untuk mengembangkan dunia pariwisata di Banten ssjajar dengan daerah lain terus dilakukan hanya dalam upayanya masih ditemukan kendala. Salah satu kendala yang dihadapi menyangkut promosi dan pengemasan pariwisata. Dua strategi pemasaran pariwisata itu masih dinilai belum berjalan maksimal.

“Wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke Banten itu karena wisata di Banten memiliki keindahan yang menarik, sejajar dengan wilayah lainnya. Dan salah satu kelemahan kita itu ada di public relation dan promoting. Pengemasan itu  sendiri juga menjadi masalah,” kata Kepala KPw (Kantor Perwakilan) Bank Indonesia Banten Rahmat Hernowo saat diwawancarai Selatsunda.com, Kamis (6/9/2018).

Hernowo mencontohkan, pariwisata di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dapat berkembang hanya dengan bermodalkan pengemasan yang menarik dengan update di media sosial (medsos) di IG (Istagram).  Artinya, Strategi pemasaran dengan cara itu dinilai sangat ampuh mendorong kemajuan pariwisata sehingga Boyolali dapat cepat dikenal oleh wisatawan.

“Kalau anak zaman now aja instagram mobile. Enggak perlu modal besar, wisata di Banten bisa lebih maju bahkan dikenal bukan hanya wisatawan lokal bahkan wisatawan internasional dapat berkunjung ke Banten,” ujarnya.

Menurutnya, destinasi wisata yang ada di Banten tidak kalah bersaing dengan daerah  lain. Baik seperti KEK Tanjung Lesung dan Pulau Peucang di Kabupaten Pandeglang, Pantai Sawarna di Kabupaten Lebak, hingga Pantai Anyer di Kabupaten Serang, memiliki potensi yang besar.  Hanya saja, strategi pemasaran masih belum masif dilakukan.

“Saat ini Provinsi Banten membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata, seperti pemandu wisata,” ucapnya.

Ia berharap, promosi pariwisata dapat dilakukan bersama-sama seluruh pihak.  Termasuk, peran media diharapkan dapat  juga membantu secara aktif mendongkrak publikasi parawisata yang ada di Banten.

“Kami juga harapkan teman-teman media membantu ekspose pariwisata di Banten. Peran media sangat dibutuhkan dalam mendongkrak jumlah wisatawan,” kata dia.
(Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here