20.1 C
New York
Senin, April 20, 2026
BerandaPemerintahanPercepat RIP Kaitan Pelabuhan Warnasari, Walikota Edi Temui Gubernur Banten

Percepat RIP Kaitan Pelabuhan Warnasari, Walikota Edi Temui Gubernur Banten

-

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi menyambangi rumah dinas Gubernur Banten, Wahidin Halim, Rabu (21/8/2019). Kedatangannya menemui orang nomor 1 di Banten ini untuk meminta persetujuan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Banten kaitan Pelabuhan Warnasari.

“Jadi tadi kita minta rekom untuk pelabuhan (warnasari) kita dalam rangka penyelesaian RIP. Kan RIP itu bukan untuk Pelabuhan Cilegon saja, tapi kaitan dengan berapa pelabuhan, baik itu Pelindo dan segala macam termasuk Jababeka,” ujar Walikota Edi dikonfirmasi dikantornya.

Edi menyatakan, pihaknya berkeinginan agar RIP dapat disetujui oleh Gubernur Banten sekalipun diakui saat ini pemprov masih mempertimbangkannya kaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Zona Wilayah Peisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZW2K).

“Kalau ingin saya sih sebenarnya untuk rekomendasi Rencana Induk Pelabuhan ini, sambil menunggu itu (RZW2K), (RIP) ini direkom. Pelabuhan ini kan sudah hampir jalan, apalagi dengan dewan yang baru, nanti makan waktu lama,” paparnya.

Untuk diketahui, RIP menuangkan tentang pedoman perencanaan, pembangunan dan pengembangan seluruh Pelabuhan Umum dan
Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang ada di wilayah Banten. RIP menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) baik Pelabuhan Umum atau TUKS termasuk BUMD Kota Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) yang akan membangun Pelabuhan Warnasari.

Saat ini, PCM belum mendapatkan Surat Penugasan Dimulainya Pembangunan Pelabuhan Warnasari dari Kementerian Perhubungan karena perlu memenuhi RIP yang disetujui pemerintah daerah baik Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten.

“Jadi rekom (Kemenhub) itu jalan, kalau RIP Okay. RIP itu kaitan dengan penugasan yang akan diberikan kepada kita,” tuturnya.

Ia berharap, pemkot dan pemprov dapat sama-sama sejalan kaitan manfaat yang ada dalam RIP. Karena hal itu menyangkut kemajuan pembangunan dan ekspansi pengembangan pelabuhan umum dan TUKS di Banten. Termasuk diantaranya rencana Pemkot Cilegon membangun mega proyek Pelabuhan Warnasari yang nantinya akan menjadi salah satu penyokong pembangunan dan roda penggerak ekonomi di Banten khususnya Cilegon.

“Sekarang kalau laut tidak diberdayakan, buat apa padahal kan ada potensi buat pelabuhan dan segala macam. Kedalaman laut kita kan potensial, terus banyak industri juga disitu. Jadi kalau melihat dari segi usaha, pemkot punya (pelabuhan), bersaing dan sebagainya, itu lebih bagus lagi,” tuturnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini