CILEGON, SSC – Polres Cilegon dalam waktu dekat ini berencana akan memeriksa kejiwaan tersangka AJ (35)  yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap 13 anak dibawah umur.

“Setelah semua berkas pelaku ini lengkap barulah kami (pihak polisi) akan melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku apakah mengalami gangguan jiwa atau tidak. Pemeriksaan nantinya akan melibatkan psikiater,” ujar Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso dikonfirmasi Selatsunda.com, Kamis (19/7/2018).

Pemeriksaan dengan melibatkan psikolog,  kata Rizki, dipandang perlu untuk mengetahui latar belakang dan kejiwaan pelaku. Termasuk mengungkap motif yang dilakukan pelaku.

“Tim psikolog nanti akan kami libatkan setelah pemeriksaan untuk kasus yang ini selesai. Hasil pemeriksaan Psikolog ini hanya untuk memberikan penjelasan kenapa AJ bisa melakukan pelecehan kepada 13 anak dibawah umur ini,” tambah Rizki.

Selain memeriksa pelaku, kata Rizki, Polres Cilegon juga berencana akan memeriksa istri dari pelaku. Keterangan dibutuhkan untuk menggali informasi lebih lanjut.

“Selain memeriksa kejiwaan pelaku, kita (Polres Cilegon) juga akan memanggil istri dari pelaku untuk menambah keterangan yang kami miliki,” kata mantan penyidik KPK RI.

Saat ini, kata Kapolres, pihaknya juga masih melakukan pengembangan kasus AJ untuk mengetahui jika ada korban lain diluar 13 anak yang menjadi korban.

“Hingga sekarang total korban masih 13 belum ada penambahan. Kalaupun ada penambahan atau perkembangan lain, pasti akan kami beritahukan perkembangan kasus pelecehaan seksual ini,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here