20.1 C
New York
Rabu, Desember 10, 2025
BerandaPeristiwaKM Orange Tenggelam di Perairan Binuangeun,  2 Penumpang Meninggal Dunia

KM Orange Tenggelam di Perairan Binuangeun,  2 Penumpang Meninggal Dunia

-

LEBAK,  SSC – KM Orange yang membawa rombongan dosen dan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dihantam ombak dan tenggelam di Perairan Binuangeun,  Kabupaten Lebak, Kamis (19/7/2018). Kapal yang mengangkut 24 penumpang termasuk diantaranya mahasiswa asing itu diduga tenggelam karena diterjang cuaca buruk. Sebanyak 22 penumpang dalam kecelakaan laut itu dinyatakan selamat sementara 2 penumpang lain meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun selatsunda.com,
KM. Orange yang dinakodai oleh Juber membawa rombongan Dosen dan mahasiswa IPB melakukan studi satwa primata di Pulau Tinjil.  Sekitar pukul 13.30 WIB tak jauh dari Pintu Masuk Pelabuhan Ikan Binuangeun,  Kapal diduga diterjang ombang besar.  Akibat itu kapal terbalik dan kemudian tenggelam. 22 penumpang baik 20 orang rombongan dosen dan mahasiswa serta 2 orang kru kapal berhasil selamat dari kecelakaan itu.  Sementara dua penumpang lain,  koki dari para rombongan diketahui meninggal dunia.

“Semuanya selamat kecuali kokinya yang merupakan warga binuangeun.  Keduanya diketahui meninggal dunia,” ujar Dirpolair Polda Banten,  Kombes Pol Nunung Syaifudin dikonfirmasi.

Nunung menjelaskan,  Kapal yang mengalami laka laut dan tenggelam di Perairan Binuangeun termasuk KM Barokah dan 3 perahu kenis kincang (katir) lainnya.  Saat ini, dua insiden laka laut itu tengah ditangani Ditpolair Binuangeun,  Basarnas Banten, instansi lain dibantu nelayan setempat.

“Semua korban (selamat) menerima perawatan dahulu oleh kita. Kita dibantu (proses evakuasi) bersama teman-teman dari basarnas dan nelayan setempat, ” paparnya (Ronald/Red).

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini