20.1 C
New York
Sabtu, Juni 6, 2026
BerandaPeristiwaProgram P2WKSS 2020 di Cilegon Tersandung Pencairan Anggaran

Program P2WKSS 2020 di Cilegon Tersandung Pencairan Anggaran

-

CILEGON, SSC – Lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Banten 2020, nampaknya belum berjalan mulus seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, program ini tersandung APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) lantaran pencarian di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) baru dapat terealisasi pada triwulan III.

Hal inilah yang dikemukakan oleh Walikota Cilegon, Edi Ariadi saat membuka Rapat koordinasi tim sektoral P2WKSS di Kelurahan Banjarnegara dan Kelurahan Kepuh Kecamatan Ciwandan yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon.

Edi menyatakan, anggaran lomba P2WKSS masih perlu melengkapi beberapa hal yang dipersyaratkan di  masing-masing. Meski tak menjelaskan detail aturan persyaratan yang dimaksud, Edi menyatakan tetap akan direalisasikan pada  Agustus mendatang.

“Memamg sih semua pencairan anggaran di masing-masing OPD ini baru ada di triwulan III. Perlu beberapa hal yang perlu dilengkapi,” kata Edi kepada Selatsunda.com,” Selasa (11/2/2020).

Pihaknya meminta kepada semua OPD untuk dapat membantu terlaksananya program tersebut. Ia meminta agar pencairan anggaran tidak terjadi di triwulan III melainkan bisa direalisasi pada triwulan II.

“Mudah-mudahan cair lah di triwulan II. Cepat gitu. Karena kalau menunggu di triwulan III akan repot. Kan butuh persiapan yang harus dipenuhi. Tapi bapak yakin bisalah dipenuhi semunya. Apalagi kan kegiatan ini bukan tahun ini aja. Udah tiap tahun digelar, jadi gak butuh lagi intruski-intruksi lagi lah,” ucap politisi partai Nasdem Banten.

Ia pun meminta kepada semua lurah maupun camat dalat secepatnya berkoordinasi dengan Bappeda (Babasan Pengelola Pendapatan Daerah) untuk proses pencairan.

“Yah tinggal lurah dan camat koordinasi aja dengan Bappeda terkait anggaranya,” pungkasnya.

Sementata itu, Kepala DP3AKB Cilegon, Heni Anita Susila mengungkapkan, pihaknya akan membantu Kelurahan Kepuh dan Randakari sebagai dua kelurahan lomba program P2WKSS untuk mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan. Tak hanya itu, pihaknya pun akan membantu persoalan anggaran yang baru dapat cair di triwulan III.

“Ibu yakin bisalah dicairkan di triwulan II. Soalnya banyak hal yang dibutuhkan. Program P2WKSS ini merupakan salah satu media pembinaan, dalam upaya mewujudkan masyarakat menuju keluarga sejahtera,” jelasnya.

Pada dasarnya, kata dia, program tersebut bertujuan untuk peningkatan pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat utamanya untuk perempuan dan ibu rumah tangga.

“Kegiatan ini fokus kepada ibu rumah tangga (IRT) dan bisa juga sebagai pemberdayaan untuk dapat meningkatkan ekonomi. Walaupun ini merupakan rutinitas, akan tetapi dari tahun ke tahun ada peningkatan dalam pemberdayaan masyarakat, terutama targetnya adalah IRT,” tuturnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2