Walikota Cilegon, Edi Ariadi diwawancara. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon Edi Ariadi mengingatkan agar pademi covid-19 tidak menjadi alasan lemahnya tugas dan tanggung jawab seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dalam meningkatkan pendapatan di 2021 mendatang.

“Jangan karena masalah covid-19 kinerja mereka (OPD) lemah dalam peningkatan pendapatan. Mereka harus bertanggung jawab gitu untuk mengenjot pendapatan,” kata Edi kepada Selatsunda.com, Minggu (16/8/2020).

Lebih lanjut, Edi memastikan jika pertumbuhan ekonomi di Cilegon pada 2021 diproyeksilan naik sekitar 2 hingga 2,5 persen. Hal ini harua didukung dengan terobosan inovasi agar pendapatan bisa terdongkrak.

“Yah tetap di 2021 ada kenaikan pertumbuhan ekonomi sekitar 2 hingga 2,5 persen. Tapi enggak tahu bagaimana implementasinya. Tapi yang jelas, OPD kita harus mampu dan bisa memberikan inovasi yang luar biasa agar peningkatan pendapatan bisa berjalan. Karena kalau semua bisa berjalan dengan baik otomatis semua juga akan berjalan baik juga,” lanjut Edi.

Baca juga  APBD Tahun 2021 Kota Serang Defisit 75 Miliar

Edi juga optimis perekonimian tidak drop meski berada di kondisi pademi Covid-19. Prinsipnya kinerja OPD dalam kondisi Covid-19 belum mereda bisa menjadi cambuk untuk maju.

“Saya optimis semua itu dapat dilakukan oleh OPD. Kalau tanggung jawab OPD benar-benar dilakukan dengan baik maka perekonimian Cilegon pun akan berdampak positif. Intinya, kinerja mereka jangan lemah untuk meningkatan pendapatan,” pungkasnya. (Ully/Red)