CILEGON, SSC – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cilegon dan Badan Eksekutif Mahasiswa Stikom Al-khairiyah melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Cilegon, Senin (10/9/2018). Dalam aksi, para mahasiswa menuntut DPRD Cilegon agar mendorong Brigjen KH Sam’un menjadi Pahlawan Nasional.

Aksi unjuk rasa mahasiswa dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi ini mendapat pengawalan dari Polres Cilegon. Satu per satu mahasiswa melakukan orasi untuk menyampaikan tuntutan mereka.

Kordinator aksi PC PMII Cilegon, Iswadi mengatakan, para mahasiswa meminta agar DPRD Cilegon dapat mendorong Brigjen KH Sam’un sebagai Pahlawan Nasional. Mahasiswa menuntut, para wakil rakyat peka memperjuangkan tuntutan mereka.

“Pertama, kami meminta pemerintah, DPRD cilegon peka. Karena hingga hari ini khususnya di Banten, Brigjen KH Sam’un belum dinyatakan sebagai pahlawan nasional. Kita meminta agar pemerintah peka mendorong menjadi pahlawan nasional,” ungkapnya.

Menurutnya, jasa Brigjen KH Sam’un memiliki peran penting dalam memperjuangkan Kemerdekaan RI. Sam’un pernah menjadi anggota Peta dan berjuang lewat pemberontakan melawan penjajahan Jepang. Sam’un juga pernah menjadi anggota Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang saat ini berubah menjadi TNI. Tokoh Banten ini mendapat pangkat Jenderal Bintang Satu karena memperjuangkan kedaulatan RI.

“KH Sam’un telah berjuang untuk Banten sejak dari PETA. Bahkan di Banten, Sam’un adalah orang pertama yang menjadi militer. Beliau juga merupakan Tanfidziah NU pertama di serang, Banten, sekaligus pendiri AL-Khariyah,” papar Iswandi.

Aksi para mahasiswa masih berlangsung di depan pagar DPRD. Hingga saat ini, Aksi mereka masih belum diterima oleh parlemen. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?