CILEGON, SSC – Tahapan pemilihan Calon Wakil Walikota Cilegon di DPRD Cilegon, Jumat (12/4/3019) telah selesai. Kandidat Calon Wakil Walikota, Ratu Ati Marliati menang dalam perolehan suara pada pemilihan wakil walikota sebanyak 26 suara mengalahkan perolehan suara Reno Yanuar sebanyak 6 suara.

Mantan Kepala Bappeda ini akan menjalankan roda birokrasi mendampingi Walikota Cilegon, Edi Ariadi setelah nanti dilantik. Ati yang dikonfirmasi usai menyapa masyarakat di depan gedung DPRD menepis anggapan akan ada dua kepemimpinan ketika nanti dirinya mendampingi Walikota Edi. Sebagai wakil walikota terpilih, Ati berkomitmen sepenuhnya membantu walikota menyelesaikan fungsi dan tugas sebagai wakil kepala daerah.

“Tidak akan (ada dua kepemimpinan). Namanya fungsi dan tugas wakil walikota hanya membantu mengoptimalkan segala pekerjaan yang harus kita diselesaikan. Tidak ada dua matahari, yang ada hanya satu matahari, kita bersinergitas,” ungkapnya.

Ati berjanji akan segera berkomunikasi dengan walikota membahas RPJMD yang masih belum tuntas usai nanti dilantik. Utamanya menyangkut dua mega proyek yang akan diprioritaskan untuk dikebut pada 2019 ini baik terkait rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) dan Pelabuhan Warnasari.

“Kita akan kejar JLU yang paling utama. JLU dan insya Allah kita akan tuntaskan juga pelabuhan,” paparnya.

Sementara, Walikota Edi yakin dengan terpilihnya Ati sebagai wakil walikota akan membantu mempercepat roda pemerintahan yang diketahui selama ini jabatan wakil walikota sempat lama kosong.

“Ibarat kecepatan mobil, bisa 400 km/jam. Bagus lah, kelihatannya memang mempersiapkan betul bu ati, komitmennya bagus,” ujarnya.

“Saya berharap secepatnya bu ati bisa dilantik, agar kekosongan wakil bisa terisi. Setelah itu, kekosongan jabatan di OPD-OPD pun akan kami isi juga,” sambung Edi.

Disinggung terpilihnya Ati akan memunculkan polemik baru seolah akan ada dua kepemimpinan di birokrasi, Edi ogah mengomentarinya. Ia menepis adanya anggapan tersebut.

“Nggak ada (dua kepemimpinan dalam birokrasi) itu. No, no way. Dua matahari, nggak ada. Kalau dua matahari, kiamat geh,” papar Edi meninggalkan awak media. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here