20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaPeristiwaRatusan Buruh Turun Aksi di Pemkot Cilegon Tuntut Kenaikan UMK 2019

Ratusan Buruh Turun Aksi di Pemkot Cilegon Tuntut Kenaikan UMK 2019

-

CILEGON, SSC – Ratusan buruh yang tergabung dalam sejumlah serikat melakukan aksi unjuk rasa mengawal sidang penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Cilegon 2019 di Kantor Pemerintahan Kota Cilegon. Dalam aksi tuntutan yang disampaikan, buruh meminta agar UMK 2019 di Cilegon dinaikan.

Pantauan selatsunda.com di lapangan, aksi unjukrasa pengawalan penetapan UMK ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Buruh menyambangi kantor pemkot dengan berkonvoi. Aksi ini pun langsung mendapat pengawalan dari petugas Polres Cilegon dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Salah satu buruh dari Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS), Muhari mengatakan, tuntutan kenaikan UMK 2019 Cilegon sebesar 15 persen dinilai masih kecil. Nilai itu diserukan Muhari tidak sebanding dengan kebutuhan kehidupan para buruh.

“UMK Kota Cilegon 2019 ini paling kecil. Sudah diketahui bersama kalau kota cilegon kota indistri, kota baja. Kenapa upah kami selalu kecil. Kita butuh pendidikan, butuh makan. Kalau UMK-nya terbesar di Indonesia ini tergantung bapak-bapak bagaimana memperjuangkannya. Maju semuanya,” ujarnya.

Ia meminta agar pemerintah segera mengeluarkan rekomendasi UMK atas usulan yang telah disampaikan serikat buruh. Bilamana hari ini tidak menghasilkan kesepakatan, buruh akan bergerak ke Kawasan Industri KS menutup industri di Cilegon.

“Kita sudah sepakat kalau hari ini tidak ada keputusan, kita akan geser ke Damkar. Bahwa buruh dapat tutup aset nasional, jalau sampai sidang hari ini tidak ada keputusan,” paparnya.

Hingga saat ini, buruh terus masih melakukan aksi unjukrasa. Perwakilan buruh diketahui tengah melakukan mediasi di ruang rapat Walikota Cilegon bersama Pemkot dan Apindo Cilegon. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -