CILEGON, SSC – Sekitar 450 caleg akan berebut 40 kursi di parlemen Kota Cilegon pada pileg 2019 ini. Siapa yang duduk akan bergantung pada sistem perhitungan suara metode Saint Lague.

Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi, Jumat (19/4/2019) mengatakan, perhitungan suara untuk caleg yang akan duduk di DPRD pada pemilu kali ini berbeda dengan pemilu 2014. Saat ini, metode perhitungan suara caleg dengan sistem saint lague murni sedangkan pemilu sebelumnya dengan sistem Bilangan Pembagi Pemilih (BPP).

“Sistem sekarang ini bukan lagi BPP, tapi dengan Saint Lague. Sistem sekarang ini, dengan sistem total suara sah partai politik dan caleg,” ujarnya.

Metode perhitungan Saint Legue dan BPP, kata Irfan, tidak terlalu berbeda. Hanya saja perhitungan suara metode Saint Lague dihitung secara berjenjang. Dirinci dia, pertama, proses dimulai dengan penghitungan jumlah seluruh suara sah parpol ditambah suara caleg. Jumlah suara parpol ini diurut dari yang terbanyak hingga terkecil. Kemudian pada tahap kedua, pembagian dengan bilangan ganjil mulai dari 1,3,5,7 dan seterusnya. Pada tahap selanjutnya, hasil pembagian diurutkan dan dipilih suara terbanyak. Hasil itu dikonversikan ke kursi DPRD.

“Misalnya, dalam 1 dapil ada 6 kursi yang akan ditempati caleg. Jumlah suara partai dan caleg dihitung dan digabungkan dulu. Misalnya Partai A 35.000 suara, Partai B 25.000 suara, Partai C 20.000 suara, Partai D 15.000 dan Partai E 11.000 suara. Nah, perhitungan berikutnya dengan angka pembagi 1,3,5,7 dan seterusnya,” tandasnya.

“Kursi pertama itu untuk Partai A, karena suara terbanyak. Karena sudah dapat kursi, jumlah suara partai A dibagi 3, hasilnya 11.666 suara. Jumlah 11.666 itu kemudian dibanding dengan suara partai lain. Jadi Partai B yang 25.000 suara kemudian mendapat kursi berikutnya. Kursi ketiga, perhitungan dilakukan lagi dengan cara itu. Suara partai B dibagi 3. Setelah ada nilai pembaginya, suara partai kembali diperbandingkan. Yang terbanyak dapat kursi ke-3 itu Partai C. Itu dihitung sampai suara habis. Ilustrasi kalau 6 kursi ini, Partai A 2 kursi, B 1 kursi, C 1 Kursi, D 1 kursi dan E 1 kursi,” sambung Irfan.

Untuk Diketahui, kursi yang ada di DPRD Cilegon berjumlah 40 kursi. Kursi ini terbagai dalam 4 Daerah Pemilihan (Dapil), yakni :

Dapil 1 Cilegon-Cibeber 9 kursi,
Dapil 2 Citangkil-Ciwandan 12 kursi,
Dapil 3 Grogol-Pulomerak 9 kursi
Dapil 4 Jombang-Purwakarta 10 kursi.
(Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here