CILEGON, SSC – Saluran pipa air milik Perumda Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri meledak di Lingkungan Rawa Godang, RT 02/06 kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, meledak. Akibat peristiwa tersebut, rumah warga kebanjiran air bercampur lumpur.
Kejadian ledakan saluran pipa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Pantauan Selatsunda.com, peristiwa tersebut mengakibatkan rumah seorang warga, Sawatiyah dimasuki air berwarna coklat bercampur lumpur. Air terlihat deras dan masuk dengan cepat masuk ke dalam rumah Sawatiyah.
Di lokasi, Sawatiyah mengungkapkan, kejadian kebocoran pipa air sudah dialaminya empat kali. Kebocoran kali ini yang terparah karena terjadi ledakan yang cukup kencang hingga menggeluarkan air bercampur lumpur.
“Ini sudah keempat kalinya terjadi. Tapi baru kali ini ada ledakan keras bahkan air bercampur lumpur langsung masuk ke rumah saya. Kirain saya ada apa, ternyata air masuk ke rumah cukup deras sekali,” kata Sawatiyah kepada Selatsunda.com,” Selasa (6/4/2021).
Atas peristiwa tersebut, ia menuntut Perumda Air Minum Cilegon Mandiri mengganti rugi. Karena kejadian mengakibatkan perabotan rumah miliknya kotor dan menjadi rusak.
“Saya minta ganti rugi lah. Rumah saya kotor ada lumpur. Sofa, kursi, kasur dan laptop di rumah semua kotor dan rusak. Saya enggak tahu PDAM harus ganti rugi,” ujarnya.
Sementara itu, pengawas lapangan
Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, Rizki Nugraha menjelaskan, ledakan pipa saluran air ini diduga terjadi karena pihak petugas terlalu dalam menggali saluran pipa tersebut.
“Jadi pekerja kami (PDAM) mungkin galinya terlalu dalam dan akhirnya pipa meledak. Pekerja kami kena ledakan juga dari kejadian ini. Selain itu, kami pun langsung cepat untuk meminta bagian Krenceng di pusat untuk menutup air tersebut sehingga mengurangi tumpahan air bercampur lumpur masuk ke rumah warga,” pungkasnya. (Ully/Red)

