Petugas Dinas Satpol PP Kota Cilegon menunjukan botol miras yang disimpan di sebuah gudang di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Rabu (26/7/2023). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Petugas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon menggeledah sebuah gudang di area Pasar Kranggot, Lingkungan Sukmajaya, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilegon yang dicurigai menyimpan minuman keras (miras), Rabu (26/7/2023).

Kasi Pengawasan Perundang-undangan dan Pembinaan PPNS Satpol PP Kota Cilegon, Cecep Sukarya mengatakan, penggeledahan itu dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB. Penggeledahan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Saat dilakukan penggeldahan didapati banyak minuman keras berbagai merek yang disimpan dalam dus.

“Setelah kami cek, didalam gudang tersebut memang banyak miras yang disimpan didalam kardus. Berbagai jenis dan merek miras langsung kami (Satpol PP) temukan tertutup dengan dus,” kata Cecep dikonfirmasi.

Cecep menerangkan, seluruh miras itu kemudian disita sebagai barang bukti untuk pendalaman lebih lanjut. Cecep mengungkapkan, pihaknya tidak mengetahui siapa pemilik Gudang tersebut. Namun menurut infomasi yang didapati pihaknya, gudang tersebut telah beroperasi sejak 3 bulan lalu.

Baca juga  Pansus Raperda RPJPD Bedah Total Pembangunan Kota Cilegon di 2025-2045

“Kalau pemilik gudang miras ini, kami belum tahu ini milik siapa. Tapi, ada satu karyawan yang menjaga gudang miras tersebut, gudang itu sudah beroperasi sejak 3 bulan lalu,” tambah Cecep.

Kata Cecep, pihaknya masih akan mendalami kasus tersebut. Setelah urusan administrasi rampung, petugas disebut akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik tempat atau miras tersebut.

“Kami akan dalami setelah dilakukan pemeriksaan. Sementara kami sita barang ini. Setelah itu, kami akan panggil yang bersangkutan,” ujar dia.

Cecep menegaskan, apabila masih ditemukan lokasi ini melakukan penyimpanan dan penjualan miras, pihaknya tak segan-segan akan menyegal lokasi usaha tersebut.

“Ini tegas sekali. Bakal kami segel (usaha mereka). Karena telah melanggar Perda 5 tahun 2021 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Perjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psiotropika dan Zat Adaktif lainya,” pungkasnya. (Ully/Red)