Lapas Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Napi teroris (Napiter) yang tergabung dalam kelompok Jaringan Jamaah  Ansharut Tauhid (JAT), Novero alias Abu Ibrahim Bin Picak Abdullah (50) dinyatakan bebas dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Hari ini, Jumat (7/8/2020). Napi Novero bebas setelah menjalani hukuman penjara 2 tahun.

Pantauan Selatsunda.com di lokasi, turut mendampingi kepulangan napi teroris, yakni dari Densus 88 Mabes Polri, BIN (Badan Intelejen Nasional) Wilayah Banten dan anggota Polres Cilegon pada pukul 09.30 WIB. Selain itu, telihat keluarga dan kerabat menjemput napi Novero.

Kepala Lapas Kelas IIA Kota Cilegon Masjuno mengatakan, napi Novero dinyatakan bebas dari Lapas Cilegon setelah menjalani hikuman penjara 2 tahun karena terbukti terlibat dalam JAT. Novero sebelumnya pernah di penjara di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Pada 18 Juni 2020 lalu, Novero dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur ke Lapas Cilegon.

Baca juga  Ditanya Rekom KASN Soal Sekda, Walikota Serang Malah Curhat Sering Ditelepon Orang

“Jadi kalau di Lapas Cilegon ditahan hanya 2 bulan doang,” kata Masjuno kepada awak media.

Sementara, Kepala Keamanan Lapas Cilegon Sumaryo mengungkapkan, napi Novero dari hasil pernyataan menolak atau tidak mengakui adanya NKRI.

“Dia bilang kepada kami jika tidak percaya NKRI. Selama menjalani masa hukumannya di Lapas Cilegon, Novero di tempatkan di blok maksimum 1 kamar 1 orang,” pungkas Sumaryo. (Ully/Red)