CILEGON, Selatsunda.com – Genap satu tahun merger empat BUMN Pelabuhan menjadi Pelindo, PT Pelindo Regional 2 Banten telah mengukir sejumlah penghargaan. Perusahaan yang ada di Kota Cilegon dibawah komando Agung Fitrianto selaku General Manager Pelindo Regional 2 Banten ini menyabet penghargaan The Best Indonesia Port Company in Service Excellent of the Year pada ajang Indonesian Best of the Best Award 2022 yang diselenggarakan oleh pihak Indonesia Achievement Center.
Pada ajang itu, PT Pelindo Regional 2 Banten dinilai berhasil melakukan pembenahan dan penataan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja.
PT Pelindo Regional 2 Banten juga menoreh Penghargaan Kecelakaan Nihil. Dalam kurun waktu yang sama, PT Pelindo Regional 2 Banten juga meraih Penghargaan SNI Award yang diselenggarakan oleh pihak Badan Standardisasi Nasional (BSN) dengan kategori peringkat perak. Di mana dalam kategori itu, pencapaian PT Pelindo Regional 2 Banten dinilai berkinerja tinggi, mampu mengelola perubahan serta melakukan transformasi berkelanjutan organisasi.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Agung Fitrianto mengatakan, seluruh penghargaan yang diraih bentuk kontribusi terbaik pihaknya kepada negeri.
“Semua penghargaan dan pencapaian yang didapat pasca merger ini merupakan komitmen Pelindo Regional 2 Banten dalam memberikan kontribusi terbaik untuk negeri,” ujar Agung dalam rilis yang diterima, Sabtu (1/10/2022).
Agung mengungkapkan, penghargaan dan pencapaian yang diraih juga menjadi suatu motivasi agar pihaknya berperan serta menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
“Memberikan kontribusi yang lebih baik lagi melalui peningkatan kinerja dan pelayanan dalam rangka menjaga loyalitas pelanggan dan memperkuat Corporate Branding,” ucapnya.
Selain meraih sejumlah penghargaan, Agung juga menyinggung, Pelindo Regional 2 Banten dipercaya Kemenko Maritim & Investasi melaksanakan Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dari 13 Cabang Pelabuhan di Indonesia.
Dalam mendukung Stranas PK, Pelindo Regional 2 Banten mengimplementasikan integrasi sistem layanan SSM Pengangkut, Single Sub-Mission Quarantine Customs dan Join Inspection, Marine Operating System, Gate System (Auto Gate System), sistem layanan Single Truck Identification Data (STID) dan sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (SIMON TKBM).
Agung menjelaskan, implementasi sistem tersebut bertujuan untuk memangkas birokrasi dan meningkat pelayanan di Pelabuhan Indonesia. Sehingga kedepan layanan jasa kepelabuhanan sudah menggunakan sistem yang terintegrasi dengan aplikasi INAPORTNET.
“Tujuannya untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada Pengguna Jasa di Pelabuhan,” terang Agung Fitrianto. (Ronald/Red)

