20.1 C
New York
Kamis, Juni 25, 2026
BerandaPeristiwaSejumlah Komplek Perumahan di Kota Serang Terendam Banjir

Sejumlah Komplek Perumahan di Kota Serang Terendam Banjir

-

SERANG, SSC – Hujan deras yang melanda sejak semalam hingga Selasa (01/3/2022) menyebabkan sejumlah komplek perumahan di Kota Serang kebanjiran.

Pantauan Selatsunda.com, beberapa komplek perumahan yang terendam banjir yakni Kompleks Perumahan Padma Raya, Perumahan Taman Puri Indah, Perumahan Widya Asri dan perumahan lainnya.

Ketua RW 021 Komplek Perumahan Widya  Asri, Trimo Sabirin, mengatakan, banjir terjadi sejak dini hari. Banjir yang merendam rumah warga mencapai ketinggian 1 meter lebih.

“Ini mulai dari jam 01.00 dini hari. Ketinggiannya satu meter lebih lah, setinggi dada orang dewasa,” ujarnya saat di lokasi.

Trimo menyatakan, banjir kali ini mengakibatkan sekitar ratusan rumah terdampak.

“Kurang lebih 75 KK, kalau diperkirakan di kompleks ini ada seratusan lebih,” tuturnya.

Saat banjir terjadi, banyak warga yang menyelamatkan diri. Sebagian warga mengungsi ke rumah tetangga yang lebih tinggi.

“Warga mengungsi ke rumah tetangga, ketempat yang lebih tinggi. Ke rumah tetangga yang tingkat,” terangnya.

Ia menyatakan, banjir terjadi karena luapan air hujan dari Kali Talang yang lokasinya berada dekat dengan komplek perumahan tidak tertampung lagi. Padahal di sekeliling perumahan telah dibangun tembok pembatas.

Ia juga mengungkapkan, permasalahan banjir juga terjadi karena gorong-gorong dibawah jembatan terlalu kecil sehingga air hujan meluap.

Trimo mengaharapkan, Pemkot Serang dapat segera membantu untuk melakukan normalisasi Kali Talang dan memperbesar gorong-gorong jembatan agar permasalahan banjir dapat tertangani.

“Saya sebagai warga mengharapkan dengan ada jembatan itu, bisa ditinggikan. Normalisasi sungai segera diselesaikan. Mudah-mudahan, dengan adanya ini, cerminan kita, yang berwenangang bisa bantu menangani,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen