Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Sebagian besar ASN (Aparatur Sipil Negara) di Lingkup Pemkot Cilegon sering melakukan pelesiran ke luar daerah. Akibatnya dana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) terbuang sia-sia hanya untuk digunakan oleh mereka yang melakukan jalan-jalan. Untuk dapat melakukan pelesiran tersebut, mereka sering merubah nomenklatur kegiatan.

Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati menemukan ada beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang sering melakukan pelesiran ke luar daerah. Padahal, kegiatan tersebut sudah tidak boleh dilakukan. Namun, OPD ini justru ‘menempel’ kegiatan tersebut disela-sela anggaran.

“Bukannya tidak boleh. Kalau 1-2 OPD  aja Silahkan aja. Tapi ini hampir semua OPD yang mengajukan kegiatan tersebut. Walaupun kita sudah menyampaikan tidak boleh, tapi justru mereka melakukan hal tersebut. Bahkan, sudah jelas tidak boleh ada lagi studi banding tapi diganti studi koperatif, nanti diganti lagi kunjungan kerja, terus diganti lagi FGD nanti diganti lagi kapasitas building,” kata Sekda kepada Selatsunda.com, beberapa hari lalu.

Sekda meminta agar anggaran yang sudah disediakan ini bisa lebih bermanfaat dan berguna bukan hanya sekedar melakukan kunjungan.

“Tolonglah lebih edukatif dan efisien dalam penggunaan anggaran. Kita (pemerintah) berupa untuk mengefisiensi anggaran, tapi justru mereka yang menggunakan anggaran tidak semestinya,” tegasnya. (Ully/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini