Warga Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, menunjukan kondisi selokan yang menjadi indikasi penyabab penyakit demam berdarah, Rabu (15/1/2020). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Penyakit Demam Berdadah Dengue (DBD) sudah mulai meresahkan warga dang tinggal di Lingkungan Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Sedikitnya di lingkungan itu terdapat i 8 orang dari RT 16 dan 4 orang dari RT 18 yang terjangkit virus berbahaya ini. Bahkan serangan DBD itu dikabarkan sudah menyebabkan seorang balita meninggal dunia.

“Untuk di RT saya aja itu korban akibat demam berdarah ada 8 orang. Ditambah ada balita yang meninggal dunia. Kalau dari orang rumah sakit, mereka bilang kalau balita tersebut didiagnosa penyakir jantung. Kalau sakit jantung, gak mungkin ada bintik merak di tubuhnya? Aneh kan,” kata Ketua RT 16, Bram Junaidi kepada awak wartawan, Rabu (15/1/2020).

Dari jumlah warga yang ada di lingkungannya itu, kata dia, dipastikan positif telah terjangkit DBD. Hingga saat ini belum ada penanganan serius dari pemerintah. Ia meminta agar dapat dilakukan secepatnya upaya pencegahan.

“Saya sudah mendata, sejak semingguan ini di RT 16 terindikasi ada delapan orang di RT kami, itu belum di wilayah lainnya. Gejalanya dipastikan DBD karena dari beberapa pemeriksaan yang sudah dilakukan banyak yang positif. Saya meminta instansi terkait agar menindaklanjuti supaya korban tidak bertambah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 16 Syaifullah mengaku, atas kasus demam berdarah ini, sebanyak 4 orang yang menderita DBD di lingkungannya. Terkait hal tersebut pihaknya sudah melaporkan ke pihak kelurahan dan puskesmas, serta meminta warga untuk menjaga kebersihan.

“Saya juga sudah mengajak warga untuk membersihkan lingkungan,” ujar Syaifullah.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Cilegon Muhammad Ibrahim Aswadi langsung meninjau lokasi perkampungan tersebut.

“Saya menerima laporan dari warga sekaligus Ketua RT 18 setempat yang datang ke rumah, bahwa ada banyak warganya yang terjangkit DBD, saat saya mendatangi lokasi ternyata benar laporan tersebut,” ujarnya.

Dengan kondisi banyaknya korban akibat DBD, politisi Demokrat ini akan meminta pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilegon untuk menindaklanjuti banyak korban di Kelurahan Gunung Sugih yang terkena DBD.

“Saya koordinasi dengan pihak eksekutif untuk penanganan hal ini. Kami juga sudah meminta supaya puskesmas, kelurahan, kecamatan dan Dinas Kesehatan segera bergerak melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan yang terindikasi terjangkit wabah DBD, supaya tidak mengkhawatirkan warga sekitar,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here