Loyalis Hutomo Mandala Putra menggelar pakta integritas sekaligus membentuk pengurus Partai Berkarya Kota Cilegon di Kantor DPD, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Jumat (26/6/2021). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Loyalis Hutomo Mandala Putra (HMP) di Kota Cilegon terus melakukan konsolidasi. Pada Jumat (25/6/2021), para loyalis Tommy Soeharto ini menggelar pakta integritas menghadapi persiapan Pemilu 2024.

Ketua DPD Partai Berkarya HMP Kota Cilegon Terpilih, Rebudin mengatakan, pakta integritas dilakukan menindaklanjuti hasil serangkaian pertemuan DPW Partai Berkarya HMP Banten di Kota Serang, Beberapa waktu lalu. Pakta integritas juga dilakukan untuk memperkuat barisan partai setelah gugatan yang diajukan HMP atau Tommy Soeharto selaku Ketua Partai Berkarya dikabulkan PTUN Jakarta.

Ia menyatakan, puluhan kader partai dan loyalis dalam pakta integritas telah menyatakan diri siap mendukung Partai Berkarya pimpinan HMP menyongsong Pemilu 2024.

Baca juga  Wali Murid SDN di Cilegon Keluhkan Pembelian Buku Paket Ditengah Pandemi

“Hari ini konsolidasi melengkapi Rapimwil yang di Serang kemarin. Di mana ini dilakukan untuk memenuhi struktur pengurus di DPD Cilegon lewat pakta integritas,” ujar Rebudin usai kegiatan di Kantor DPD Berkarya Cilegon, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol.

Sebagai ketua terpilih, kata Rebudin, dirinya telah menempatkan putra-putri terbaik di Cilegon untuk mengisi struktur partai. Sedikitnya sudah ada 20 kader ataupun loyalis HMP siap berada didepan untuk menjadi pengurus Berkarya Cilegon.

“Pengurus hariannya sudah terbentuk dan ada 23 orang. Mereka dipilih sesuai kompetensinya, yang loyal kepada partai dan siap terima sanksi sesuai ADART,” bebernya.

Dari tingkat DPD, kata Rebudin, partai kemudian akan melakukan konsolidasi membentuk pengurus di tingkat DPC dan PAC. Hal itu dikonsolidasikan mengikuti petunjuk yang disampaikan DPP kepada pengurus ditingkat daerah.

Baca juga  Bahas RPJMD 2021-2026, Pansus DPRD Cilegon Temukan Banyak Penyusunan Program Menyimpang Permendagri

“Tentu langkah itu kita lakukan sesuai arahan Sekjen DPP. Kita setelah membentuk seluruh pengurus diminta untuk datang ke KPU, melapor ke Bawaslu, Kesbangpol untuk persiapan pemilu 2024,” pungkasnya. (Ronald/Red)