Kepala Bappeda Cilegon, Ratu Ati Marliati. (Foto Dok)

CILEGON, SSC – Soal rekomendasi dicalonkan sebagai Wakil Walikota Cilegon, Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati mengaku hingga saat ini belum menyatakan mundur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Cilegon.

Saat ditemui sejumlah wartawan usai Rapat Paripurna dengan agenda Persetujuan Raperda menjadi Perda APBD 2019 di Gedung DPRD Kota Cilegon, Selasa (27/11/2018). Ia membenarkan, jika dirinya belum mundur lantaran masih menunggu keputusan Kemendagri terkait pengangkatan Edi Ariadi sebagai Walikota Cilegon definitif.

“Mundurnya setelah Pak Edi (Plt Walikota Cilegon) sah diangkat menjadi walikota definitif. Setelah pengangkatan Pak Edi keluar, barulah ibu mundur sebagai ASN. Karena, kita belum tahu mekanismenya seperti apa. Kalau sudah dimulai barulah akan dimulai,” jelas Ati.

Meski Edi Ariadi belum diangkat sebagai Walikota Cilegon, Ati mengaku tak mempersoalkan hal tersebut.

“Nggak apa-apa lama juga. Bagi ibu nggak jadi masalah kok,” ujar Ati.

Dlaam perjalanan pengusungan dirinya menjadi Wakil Walikota, Kaka kandung Tb Iman Ariyadi ini mengucapkan terima kasih kepada beberapa partai yang telah memberikan dukungan.

“Pada prinsipnya ibu syukur alhamdulilah kalau sebagian partai atau mungkin seluruh partai mendukung ibu,” beber Ati.

Disinggung sudah adakan komunikasi politik antara fraksi lain dengan Partai Golkar selaku partai yang mengusungnya maju mencalonkan sebagai wakil walikota, Ati enggan menjawab pertanyaan secara detail kepada awak media.

“Nanti ajalah. Intinya, tunggu Pak Edi sebagai Definitif saja,” ucapnya.

Sementara, Di tempat yang sama, Sekjen DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas menyatakan, DPD II ditugaskan DPP untuk mengawal proses pengangkatan Plt Walikota Cilegon sebagai Walikota.

“Kita (DPD II Partai Golkar Cilegon) hanya diinstruksikan oleh DPP Partai Golkar mengawal Pak Edi sebagai Walikota. Adapun untuk pengunduran Bu Ati sebagai ASN, semua dikembalikan pribadi Bu Ati sendiri dalam membuat surat pengunduran diri tersebut,” ucap Sutisna.

Disinggung beberapa fraksi yang secara terang-terangan tidak mendukung Ati Marliati sebagai Calon Wakil Walikota, ia tidak mempersoalkan hal tersebut.

“Oh gak jadi masalah kalau beberapa fraksi enggak mendukung Bu Ati. Bagus itu untuk alam demokrasi. Jadi, demokrasi di Cilegon hidup. Berarti Bu Ati ada patner agar bersinergi ke depan,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here