CILEGON,  SSC – Pemerintah Kota Cilegon segera akan merampungkan tahapan inventarisasi lahan Jalan Lingkar Utara (JLU) yang ada di 8 kelurahan. Untuk mematangkan tahapan berikutnya pada pembebasan lahan,  Pemkot akan meminta pendapat hukum (Legal Opini) dari Kejaksaaan Negeri Kota Cilegon.

Hal ini terungkap saat Tim Pelaksana Pengadaan Tanah JLU Pemkot Cilegon menggelar rapat tertutup dengan Kejari Cilegon dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Cilegon di ruang Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Cilegon, Kamis (28/6/2018).

“Lima kelurahan sudah selesai, tinggal tiga kelurahan yang masih diinventarisasi, ya hampir 75 persen,” ujar Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati dikonfirmasi.

Sekalipun inventarisasi belum sepenuhnya selesai namun kata Sekda, tahapan berikutnya musti harus disiapkan.  Dalam rencana yang dibuat,  kata Sari,  tahapan pembebasan lahan akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang.  Oleh karena itu,  pendapat hukum dari Kejari dibutuhkan untuk mendukung percepatan pembangunan pada jalan sepanjang 12,5 kilometer itu.

“Bisa (dibebaskan) parsial, karena nanti LO-nya (legal opinion) akan dikeluarkan oleh Kejaksaan. Karena ini adalah kepentingan umum, jadi nanti akan ada advice oleh TP4D bahwa untuk kepentingan umum bisa dilakukan pembebasan secara bertahap dan itu diatur dalam Perpres. Jadi kita tinggal tunggu saja suratnya,” tandasnya.

Sementara,  Kepala Bidang Perekonomian Sumber Daya Alam Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Cilegon, Sabri Mahyudin menjelaskan, salah satu syarat penting agar pembebasan lahan dapat dilakukan yakni pemkot membutuhkan rekomendasi dari TP4D Kejari Cilegon.  Dengan begitu,  anggaran sebesar Rp115 miliar dapat terserap.

“Setelah surat rekomendasi dari TP4D itu dikeluarkan, lahan di lima kelurahan itu sudah dapat dilakukan pembebasan secara bertahap. Karena kita sih prinsipnya, inginnya juga anggaran pembebasan itu dapat segera terserap,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here