Suasana rumah dari MIK di Perumahan Metro Cilegon, Terduga pelaku yang menyebar hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos, Jumat (11/1/2019). Foto Ist

CILEGON, SSC – MIK (38) warga yang tinggal di perumahan Metro Cilegon, Cluster Cendana, Kelurahaan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Cilegon diamankan oleh Polda Metro Jaya lantaran telah menyebarkan isu hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Polda Metro Jaya menjerat MIK dengan UU ITE.

MIK diringkus polisi dikediamannya pada Minggu, (6/1/2019) kemarin. Pelaku diduga menyebar berita hoaks mengenai tujuh kontainer surat suara pemilu yang sudah tercoblos yang disebar melalui sejumlah platform, seperti YouTube dan WhatsApp.

Salah satu tetangga pelaku, Faisal Amin mengatakan, dalam keseharian, MIK merupakan guru SMP honorer di YPWKS di wilayah Kota Bumi. Selain berprofesi sebagai guru, MIK juga merupakan sekretaris pengurus DKM Masjid di Metro Cilegon.

“Iyah memang benar pada Minggu, kemarin, dari Polda Metro Jaya berhasil menciduk MIK pada pukul 00.00 WIB. Tapi, sebelum menahan MIK, pihak kepolisian menunjukan surat penahanan kepada pihak RT. Setelah pukul 00.00 WIB, akhirnya MIK dibawa ke Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Baca : Diduga Unggah Berita Hoax, Guru di Cilegon Diringkus Polisi

Untuk kepribadian sehari-hari, sambung Faisal, MIK merupakan sosok yang pendiam dan tak pernah terlibat dalam aktivitas politik apapun.

“Kalau keseharian sehari-hari sih dia (pelaku) orangnya baik enggak pernah ada obrolan bahas politik lah. Dia (pelaku) ini mungkin korban dari share-share berita aja,” sambung Faisal.

Diakui Faisal, sebelumnya, dirinya pernah mengingatkan warga lain untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menyebar berita hoaks maupun berita apapun.

“Bukan hanya di pribadi MIK, ke warga lain, saya juga telah mengajari masyarakat untuk enggak menshare berita apapun yang berbentuk hoaks. Kalau memang enggak paham sudahlah enggak usah di share-share apapun,” terangnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?