CILEGON, SSC – Surat Permohonan pelantikan wakil walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati masih belum diajukan DPRD Kota Cilegon ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pasalnya pasca penetapan Wakil Walikota Terpilih, Jumat (12/4/2019) pekan lalu, permohonan ini masih  tertahan di meja pimpinan DPRD Cilegon, Fakih Usman Umar sehingga belum dapat disampaikan ke Kemendagri melalui Pemerintah Provinsi Banten.

Informasi yang dihimpun Selatsunda.com, surat permohonan itu telah disampaikan ke Ketua DPRD Cilegon, pada hari ini, Senin (15/4/2019). Dalam surat penetapan ada beberapa surat yang ditembuskan ke Dirjen Otda, Walikota Cilegon dan Kepala Biro Pemerintah Provinsi Banten.

Kabag Legislatif DPRD Kota Cilegon, Hidayat Makmur mengatakan, pengajuan itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2018 tentang Penyusunan Pedoman Tata Tertib DPRD Yang Menyatakan Bahwa Kewenangan DPRD Mengusulkan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah. Setelah ditandatangani pimpinan DPRD, Permohonan Pelantikan Wakil Walikota Cilegon akan diserahkan ke Pemprov Banten dan diproses ke Kemendagri.

“Berkas untuk pelantikan wakil walikota sudah ada di meja pimpinan dewan tinggal tunggu ditandatangani saja. Setelah ditandatangani, barulah kita akan serahkan rekomendasi itu ke Provinsi Banten, melalui Gubernur Banten barulah dai provinsi menyerahkan kembali ke Kemendagri. Tapi prinsipnya, kita terus melakukan percepatan tersebut sesuai dengan PP 12 tahun 2018,” kata Hidayat kepada Selatsunda.com terkonfirmasi, Senin (15/4/2019).

Pada prinsipnya, kata dia, DPRD Cilegon telah melakukan permohonan itu sesuai dengan PP yang ada. Adapun, untuk SK dan waktu pelantikan wakil walikota menjadi kewenangan Kemendagri dan Pemprov Banten.

“Yah tinggal tunggu aja surat rekomendasi yang akan kita kirim dari Provinsi Banten ke Kemendagri,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengungkapkan, hingga saat ini, pemkot belum menerima surat tembusan dari DPRD Kota Cilegon terkait pelantikan wakil walikota. Ia memperkirakan pelantikan akan dilaksanakan setelah pelaksanaan pileg dan pilpres, selesai.

“Belum.. belum ada di saya. Kayaknya masih di DPRD. Nanti dari Pemkot Cilegon akan diserahkan ke Pemprov Banten dan dari Pemprov Banten akan diserahkan ke Kemendagri. Mudah-Mudahan saja Mei lah udah bisa dilantik wakil walikota Cilegon,” tungkas Edi seraya meninggalkan wartawan. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here