Kategori
Pemerintahan Peristiwa

Ati Marliati Imbau Orangtua Perketat Penggunaan Gadjet Untuk Anak

CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengimbau kepada orangtua untuk lebih memperketat waktu penggunan gadjet bagi anak. Ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan untuk tubuh kembang otak anak.

Ini terungkap pada kegiatan Rehabilitasi Sosial Anak di Luar Panti yang digelar di Gedung Sucofindo, Kota Cilegon, Senin (2/12/2019).

Lebih jauh Ati mengatakan, salah satu bahaya penggunaan gadjet berlebihan yakni berubahnya pola pikir anak yang negatif sehingga memudahkan anak berperilaku negatif.

“Gadget itu baik kalo tepat sasaran pada ITnya, cuman tidak boleh juga gadget digunakan pada anak yang belum pada waktunya. Saya ingatkan kepada warga Cilegon untuk lebih bijak dalam penggunaan gadjet agar tidak berlebihan,” kata Ati.

Orangtua, lanjut Ati, boleh memberikan gadgetnya tetapi harus bijak dalam menggunakannya. Karena pemahaman anak dengan orang tua itu berbeda.

“Di khawatirkan jika saat anak melihat sebuah gambar atau video yang belum waktunya dilihat, itu akan membuat penerjemahan dirinya akan berbeda dengan kita, maka orangtua harus memberikan gadget disaat yang tepat, tidak boleh karena kasihan langsung diberikan,” terangnya. (Ully/Red)

Kategori
Pemerintahan

Wakil Walikota Cilegon Lepas 52 Peserta Jambore Daerah III 

CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati melepas kontingen Kwartir cabang Kota Cilegon untuk mengikuti kegiatan Jambore Daerah III Pramuka Banten tahun 2019 saat di Aula Setda II, Kantor Pemerintahan Kota Cilegon, Senin (21/10/2019).

Untuk diketahui, kegiatan Jambore Daerah III Pramuka Banten tahun 2019 dilaksanakan di Bumi Perkemahan (Buper) Cikujang, Pandeglang mulai tanggal 26-30 Oktober 2019. Pada tahun 2019 ini kontingen Kwartir cabang Kota Cilegon mengirimkan 52 orang peserta yang terdiri dari 25 orang penggalang putra dan 27 orang penggalang putri.

Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati mengatakan, dengan diterbitkannya UU Nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka ini merupakan wujud nyata dari perhatian negara, pemerintah dan masyarakat terhadap pentingnya gerakan pramuka, serta manfaat pendidikan kepramukaan bagi kaum muda.

“Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Cilegon yaitu Cilegon cerdas, sebagai bentuk wujud nyata kerja pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan bagi kaum muda dan masyarakat Kota Cilegon umumnya,” ujar Ati dalam sambutan.

Ati menyarankan agar para adik-adik peserta Jambore Daerah III untuk menerapkan nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Karena sejauh ini, kata dia, banyak kejadian yang berpotensi dapat menurunkan akhlak kaum kaum muda.

“Untuk mengatasi masalah peristiwa ini, kita perlu menanamkan serta mengamalkan nilai-nilai yang ada dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” terangnya.

Ati berpesan, para peserta Jambore Daerah III, supaya bisa mengikuti kegiatan Jambore Daerah dengan sebaik-baiknya, dan bisa menyerap semua pengalaman, pengetahuan dan keterampilan seluas-luasnya, menjaga persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan terutama menjaga nama baik Kota Cilegon.

“Pesan Ibu jangan lupa juga untuk mempererat persahabatan dan keakraban dengan rekan-rekan pramuka dari seluruh tanah air. Jaga kesehatan adik-adik dan jagalah nama baik Kota Cilegon tercinta ini dan perkenalkankan kesenian, kebudayaan, dan semua ciri khas Kota Cilegon. Dan tanamkan kebanggaan kalian sebagai anak Indonesia,” ujarnya. (Ronald/Ully/Red)