Tiga kapal tugboat PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) yakni TB Gunung Santri, Gunung Batur dan Gunung Cipala sandar di salah satu pelabuhan barang di Kota Cilegon. (Foto Dokumentasi Ronald/Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), baru-baru ini melakukan perjanjian kerja sama dengan salah satu perusahaan BUMN logistik, PT VTP dan perusahaan swasta, PT MGS. Teken perjanjian yang merupakan ekspansi bisnis baru PCM ini terkait kerja sama pekerjaan survei Seismic dengan jasa pemanduan tugboat di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Cilegon Mandiri, Muhammad Willy mengatakan, terjalinnya perjanjian kerja sama ini atas kerja keras yang telah dilakukan pihaknya. PCM yang selama ini berusaha bisnis jasa pemanduan kapal tugboat di wilayah Banten, saat ini dapat juga mengembangkan bisnis pemanduan tugboat di Jawa Timur. Yakni dengan kerja sama survei seismic dengan jasa pemanduan tugboat.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

“Kerja sama ini, ruang lingkupnya pekerjaan survei seismic. Jadi dalam pekerjaan survei membutuhkan tiga kapal tugboat. Kebetulan PCM bergerak di penundaan kapal, PCM menjadi marine advisory dan tug assist. Karena reputasi PCM di mata nasional baik, dilibatkan dalam proyek survei tersebut,” ungkapnya, Kamis (25/4/2024).

Dalam pekerjaan kegiatan tersebut, kata Willy, PCM diperkirakan memperoleh pendapatan dengan nilai kurang lebih sekitar Rp 15 miliar.

“Pekerjaan kurang lebih dilakukan 4 bulan,” paparnya.

Sejauh ini, kata Willy, upaya untuk ekspansi bisnis PCM di luar Banten telah dilakukan. Pihaknya telah menjajaki untuk ekspansi di Kalimantan dan Sulawesi namun belum membuahkan hasil. Saat ini, ekspansi kerja sama pekerjaan survei dengan perusahaan BUMN logistik yang dilakukan ini dapat dibilang berhasil.

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

“Boleh dibilang kegiatan ini belum pernah. Kita sudah lobi dan berhasil,” paparnya.

Willy berharap, ekspansi bisnis pelayanan jasa pemanduan tugboat PCM diluar Banten dapat berkelanjutan. Karena banyak pekerjaan survei berpeluang untuk dapat di kerja samakan ke depan. Sehingga PCM nantinya menjadi perusahaan nasional.

“Harapannya ke depan kita bisa ke daerah lain dan isinya Allah dari kegiatan survei ini masih banyak,” harapnya. (Ronald/Red)