SERANG, SSC – Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di Kantor Dinsos Kota Serang mempertanyakan penyaluran JPS yang diduga tak sesuai sasaran, Jumat (12/6/2020). Aksi ini pun mengundang dukungan dari warga sekitar. Puluhan warga di Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang sempat turun berunjuk rasa bersama mahasiswa menyerukan kekecewaan kepada Dinsos karena kesal tidak mendapat bantuan sosial. Mereka kemudiaj membubarkan diri setelah diminta aparat untuk tidak turut berdemo.
Seorang warga Lingkungam Ciawi, Armanah (78) mengaku, dirinya bukan hanya tidak mendapatkan bantuan baik JPS tetapi juga BST maupun bantuan lainnya.
“Gak dapet saya mah dek. Dari kemarin juga,” ujarnya kepada Selatsunda.com.
Ia mengaku sudah mengumpulkan fotocopi KTP kepada pihak pemerintah yang mendatangi rumahnya. Namun setelah didata, bantuan tak kunjung ia dapatkan.
“Udah dikumpulin, tapi gak dapet” tungkasnya
Ia mengaku pasrah tidak mendapat bantuan bersama anaknya. Ia sempat menangis karena saat pandemi Covid-19 tidak mendapat bantuan dan malah kekurangan makanan.
“Pas waktu ramadhan juga saya mah nangis aja dek. Karena gak dapat bantuan jadi susah makan juga,” ungkapnya kepada media.
Tidak hanya Armanah, warga setempat lainnya, Sumiah (70) juga mengatakan yang sama. Ia mengaku, sudah mengumpulkan fotokopi KTP namun bantuan tidak pernah didapatnya dari pemerintah.
“Saya juga gak dapet,” timpal Sumiah yang berada disamping Armana.
Suasana unjuk rasa saat di lokasi masih berlangsung. Aksi mahasiswa saat itu mendapat pengawalan pihak kepolisian. (MG-01)

