Foto Ilustrasi

CILEGON, SSC – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memperbaiki 12 titik jalan nasional untuk menangani masalah banjir. Selain itu, BPJN Banten juga akan membangun gorong-gorong.

Ini terungkap dalam Penandatanganan memorendum of understanding (MoU) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten, serta Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI).

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Wida Nurfaida menyatakan, hasil keputusan rapat gabungan bersama pemerintah dan perusahaan, pihaknya akan fokus memperbaiki jalan nasional dan gorong-gorong di wilayah Kecamatan Citangkil dan Ciwandan.

“Iyah 2021 ini hanya 12 titik banjir berserta gorong-gorong yang kami buat dan perbaiki. Adapun di 12 titik ini hanya di wilayah Ciwandan-Anyer. Sedangkan untuk wilayah Merak sudah ada tapi data pastinya saya lupa,” kata Wida Nurfaida kepada awak media usai rapat di Kantor Walikota Cilegon, Senin (4/10/2021).

Baca juga  Bareng-bareng Tanggulangi Pencemaran Laut, KSOP Banten Gagas Pengklasteran Pelabuhan

Kata Wida, pihaknya dalam perbaikan tersebut menggelontorkan dana APBN sebesar Rp 17 miliar. Adapun perbaikan yang dilakukan yakni memperbesar dimensi books jalan dan memperluas saluran jalan yang tertutup termasuk juga memperlebar gorong-gorong.

“Karena kami (pemerintah) terbentur anggaran, baru 12 titik ini dulu di 2021 kami perbaiki. Dengan anggaran untuk 12 titik senilai Rp 17 miliar yang bersumber dari APBN dan Bendahara Umum Negara (BUN),” terangnya.

Ia berharap, persoalan banjir di jalan nasional yang selama ini kerap terjadi bisa tertangani dengan baik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Krakatau Sarana Infrastruktur, Priyo Budianto menjelaskan, pihaknya dalam keterlibatan kesepakatan tersebut memastikan pembuangan air ke laut melalui saluran yang telah diperbaiki BPJN Banten berjalan lancar.

Baca juga  8 Bulan Menjabat, Walikota Helldy Kerap ke Sejumlah Daerah, Kini 'Pelesiran' ke Pulau Dewata

Lokasi KSI, kata dia berada di bagian hilir atau dekat laut. Maka dari itu, pihaknya
agar air teraliri lancar akan menormalisasi saluran di wilayahnya.

“Jadi kami tinggal normalisasi aja. Tidak buat saluran baru. Dengan normalisasi ini dipastikan air akan lancar menuju ke laut,” pungkasnya. (Ully/Red)