20.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026
BerandaPeristiwaTerdampak Perluasan Industri, SDN Cilodan di Cilegon Akan Ditutup

Terdampak Perluasan Industri, SDN Cilodan di Cilegon Akan Ditutup

-

CILEGON, SSC – Sekolah Dasar (SD) Negeri Cilodan akan ditutup. Penutupan sekolah yang berada di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan itu karena terdampak perluasan industri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, tidak adanya penerimaan murid baru di SDN Cilodan telah dilakukan sejak 2024.

“Kita sudah mengkaji bahwa SD itu sudah tidak lagi menerima murid baru, dan dari Pak Wali juga secara lisan sudah setuju menutup sekolahnya,” kata Heni kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Rabu (16/7/2025).

Penutupan SDN Cilodan akan ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota yang ditandatangani oleh Walikota Cilegon, Robinsar.

“Insya Allah SK dari Walikota ini dalam waktu dekat akan segera keluar untuk mengurus penutupan sekolah ini,” ujarnya.

Berdasarkan data Dindikbud Kota Cilegon, total siswa SDN Cilodan sampai Juli 2025 berjumlah 36 orang.

Pada masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 ini, ia mengungkapkan, SDN Cilodan tak melakukan penerimaan murid baru.

“Saat ini siswanya hanya berjumlah 36 anak dari kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 saja. Jadi kalau kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 itu memang ga ada siswanya,” ungkapnya.

Setelah SK Walikota nanti diterbitkan, Dindikbud Cilegon akan segera mengurus perpindahan siswa dan guru SDN Cilodan.

“Anak-anaknya akan dialihkan ke sekolah domisili terdekat, ada 2 SD yaitu SDN Pangabuan dan SDN Gunung Sugih,” tuturnya.

Heni menjelaskan, penutupan sekolah tersebut dikarenakan adanya dampak perluasan industri.

“Sekolahnya ada di perbatasan Ciwandan dan Anyer, yang sekarang penduduknya juga pindah karena tanahnya sudah dibeli dan disana tinggal sekolah itu saja,” jelasnya.

PIhaknya secara bertahap telah melakukan mutasi kepala SDN Cilodan ke sekolah lain dan akan menyusul dengan melakukan mutasi guru-guru SDN Cilodan ke sekolah lain. Namun sampai saat ini SDN Cilodan masih tetap melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Kalau kepala sekolahnya juga sudah mulai dipindah ke sekolah lain, tapi masih tetap jadi kepala sekolah juga. Tapi nanti gurunya juga akan dimutasikan ke sekolah terdekat,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen