Tim Inspektorat Irban III melakukan monitoring langsung ke SD Sumampir I, Kamis (3/8/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Kota Cilegon turun ke sekolah-sekolah di Kota Cilegon baik di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tim ini untuk mengetahui realisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah.

Kepala Inspektorat Kota Cilegon, Mahmudin mengatakan, jika Tim Irban III sudah mulai turun ke sekolah-sekolah. Yang disasar saat ini untuk tingkat SD sebanyak 5 sekolah dan SMP sebanyak 1 sekolah.

“Kita (Inspektorat Cilegon) ingin melihat keselarasan, penggunaan dan implementasi dari penggunaan dana BOD di sekolah tersebut. Kita pantau langsung ke sekolah ini agar ketika dilakukan pemeriksaa oleh BPK (Badan Pengawas Keuangan) tidak jadi temuan,” kata Mahmudin kepada Selatsunda.com,
Kamis (3/8/2023).

Baca juga  Kelola Sampah BBJP dengan BLUD, Dinas Lingkungan Hidup Cilegon Susun Perwal

Mahmudin menambahkan, kedatangan Tim Irban III ini bukan melakukan audit ke sekolah. Melainkan hanya memastikan penggunaan dana BOS yang dikelola langsung di SD dan SMP.

“Karena sekarang sudah masuk triwulan II, jadi kira lihat dan mencocokan saja antara jutlak dan juknis dengan implementasi yang ada di lapangan sudah benar atau tidak. Kalau jutlak dan juknisnya melenceng langsung kita betulkan,” tambahnya.

Mantan Kepala BKSDM Cilegon ini menuturkan, dana BOS yang sudah dialokasi oleh pemerintah harus dipergunakan untuk menunjang kebutuhan sekolah. Diantaranya untuk pembelian buku.

“Kalau buku tulisnya ga ada, kita sarankan untuk beli. Tapi selama ini tidak ada indikasi apapun. Sebab, Inspektorat, Dindik Cilegon terus melakukan pembinaan agar tidak melenceng. Termasuk masalah jual beli seragam dan buku, saya juga tekankan agar pihak sekolah jangan membuat beban wali murid dengan membeli seragam dan buku,” tuturnya.

Baca juga  OJK Ajak Jurnalis Jadi Duta Informasi Jasa Keuangan di Daerah

Sementara itu, Kepala Dindik Kota Cilegon, Heni Anita Susila membenarkan saat ini Tim Inspektorat tengah melakukan pemantauan ke sekolah guna mengetahui realisasi penggunaan dana BOS.

“Iyah benar. Tapi itu biasa dilakukan oleh mereka (Inspektorat),” pungkasnya. (Ully/Red)