Ratusan pegawai di kantor Walikota Cilegon menjalani rapid test massal di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis (10/9/2020). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Dana Sujaksana menyatakan, 5 dari total 358 pegawai Lingkup Setda Kota Cilegon dinyatakan reaktif virus corona. Hal ini diketahui setelah pegawai mengikuti rapid test yang digelar di Aula Setda II Pemkot Cilegon, pagi tadi.

“Dari jumlah 358 pegawai yang mengikuti rapid test masal ada 5 orang yang dinyatakan terkonfirmasi corona. 5 orang yang dinyatakan terkonfirmasi corona mulai dari eselon III dan pelaksana. Mereka yang dinyatakan terkonfirmasi ini sudah kami (Dinkes Cilegon) lakukan swab di RSKM Cilegon. Adapun hasil akan bisa terlihat pada esok harinya,” ungkapnya, Kamis (10/9/2020).

Lima pegawai yang dinyatakan terkonfirmasi corona, lanjut Dana, sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Pihaknya juga berencana akan melakukan tracing siapa saja yang kontak langsung dengan pegawai.

Baca juga  Ini Besaran UMK 2022 Yang Ditetapkan oleh Gubernur Banten

“Akan langsung kita (Dinkes) lakukan tracing kemana saja mereka kontak langsung. Jika ada teman sekantornya pernah kontak langsung, kami akan anjurkan untuk melakukan WFH,” lanjut mantan Kadishub Cilegon.

Kelima pegawai yang reaktif tersebut diminta untuk mengisolasi diri selama 14 hari. Mereka juga disarankan untuk menjalankan work from home atau bekerja dari rumah.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan pegawai di kantor Walikota Cilegon menjalani rapid test massal di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis (10/9/2020). Rapid test ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya klaster baru di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Cilegon. Rapid test digerlar pada pukul 08.00 WIB. (Ully/Red)