Walikota Cilegon, Edi Ariadi (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi belum berbuat banyak terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh PT Selago Makmur Plantation terhadap 61 karyawan. Orang nomor satu di Kota Cilegon ketika dikonfirmasi mengaku masih menunggu hasil mediasi yang dilakukan oleh pihak PT Selago, buruh maupun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon.

“Saya tunggu keputusan hasil mediasi dari semua pihak. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi terjadinya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di perusahan tersebut. Apa benar karena masalah produksi atau kendala lainnya. Jika alasannya begitu, buruh juga harus memahami dan mengerti akan keputusan dari pihak perusahaan,” kata Edi kepada Selatsunda, Jumat (26/6/2020).

Sebelumnya, mediasi antara PT Selago Makmur Plantation dengan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energy Pertambangan dan Umum (FSKEP) Kota Cilegon di Kantor Disnaker terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) puluhan karyawan berujung deadlock, Kamis (25/6/2020), Kemarin. Pihak perusahaan dalam mediasi tetap pada keputusanya dengan melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) kepada 61 karyawan. Begitu juga perekrutan 8 buruh dari luar Cilegon tetap dipekerjakan perusahaan.

Edi mengatakan, Pemkot Cilegon melalui Disnaker akan terus mengupayakan mediasi selanjutnya akan menemui kesepakatan antara pihak PT Selago Makmur Plantation dan Serikat Buruh.

Ia berharap ada kesepakatan yang tidak merugikan pihak manapun, kemudian suasana industri pun kembali kondusif. “Yang penting Selago dan buruh, pemerintah harus senada,” ujar Edi.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Cilegon Tuah Sitepu mengungkapkan, jika pada mediasi pertama yang diikuti oleh pihak PT Selago Makmur Plantation dan buruh tidak menghasilkan titik terang.

“Mereka mengaku perlu berkoordinasi dengan owner nya,” ujarnya.

Ia berharap kordinasi manajemen dan pemilik PT Selago Makmur Plantation menghasilkan hal yang baik, sehingga perselisihan antara perusahaan dan buruh selesai. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here