Walikota Cilegon, Helldy Agustian. (Foto Dok Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Helldy Agustian akan memanggil jajarannya untuk membahas persoalan banjir yang terjadi di Kota Cilegon.

Helldy mengutarakan, banjir di beberapa kecamatan di Kota Cilegon terjadi oleh beberapa sebab. Dari informasi awal yang ia terima saat meninjau lokasi banjir, Kemarin, Sabtu (3/1/2024) seperti di Kota Sari, Kecamatan Grogol terjadi karena terdapat sesuatu di saluran air di tol. Oleh karena hal itu, debit air hujan yang tinggi menjadi tidak tertampung sehingga terjadi banjir.

“Saya lihat di Kotasari dan Grogol itu memang ada kebocoran. Ada sesuatu dari pihak tol kemudian ada air dari gunung juga. Dan itu tidak berlangsung lama. Jadi air lewat saja, karena tidak tertampung sehingga banjir,” ungkapnya, Sabtu (3/2/2024).

Kemudian mengenai banjir yang terjadi di Lingkungan Kruwuk, memang kata Helldy, saluran air yang ada di sana harus ditata.  Ia mengaku sempat meninjau banjir di Keruwuk, beberapa tahun lalu dan memang perlu dianggarkan untuk perbaikan saluran.

“Memang kita pernah kontrol langsung di Keruwuk. Memang Kami melihat ada kali yang memang ini secara teknis, kita harus turunkan kembali dari dinas PUPR. Karena saat saya melihat langsung, tidak didampingi secara langsung dari dinas PU pada satu itu. Jadi musti dianggarkan budget tentunya. Karena di sebelah sana ada pembangunan, apakah ini berdampak atau tidak,” tuturnya.

Mengenai banjir di wilayah Kecamatan Ciwandan, Helldy juga mengutarakan penyebabnya. Banjir di wilayah itu meluap karena terdapat perbaikan gorong-gorong.

“Sama di Ciwandan, ada gorong-gorong yang di perbaiki Kementerian PUPR. Alhamdulillah, itu juga sudah mulai surut juga. Artinya ada hambatan, nah ini kan lagi pembangunan bikin gorong-gorong dr PUPR. Karena disini tidak melewati disini sehingga kecil,” ucapnya.

Helldy menyampaikan, dirinya untuk menangani masalah banjir tersebut akan memanggil jajarannya. Baik mulai dari lurah, camat dan OPD terkait.

“Rencana kami pada hari Senin, kami akan panggil di tempat banjir penyebabnya apa. Lurah, Camat, semua akan panggil bersama dengan PU,  rencana kami seperti itu. Agar supaya bisa terdeteksi lebih dini,” pungkasnya. (Ronald/Red)