Ilustrasi rapat paripurna DPRD Cilegon. (Foto Dok Selataunda.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon memberi jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD Kota Cilegon tahun anggaran 2022. Diantaranya menjawab pandangan umum Fraksi Partai Gerindra yang mempertanyakan kenaikan anggaran sejumlah OPD. Baik kenaikan anggaran pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) sebesar Rp 56 miliar dan Sekretariat Daerah (Setda) Rp 139 miliar.

Pembacaan jawaban ini disampaikan oleh Walikota Cilegon, Helldy Agustian saat rapat paripurna di DPRD Cilegon, Selasa (5/9/2021). Orang nomor satu di Kota Cilegon ini mengenai pandangan Fraksi Gerindra menyatakan,
penyusunan APBD Tahun 2022 sudah mempedomani Permendagri Nomor 27 Tahun 2021.

Helldy menjelaskan, anggaran pada Dinas Perkim naik karena terdapat alokasi pembangunan ruang terbuka hijau (RTH).

Baca juga  RSUD Cilegon di Pusaran Bisnis RS Swasta, Pendapatan Drop 4 Tahun Terakhir, Semester I 2021 Hanya Capai Rp 26 Miliar

“Perlu kami sampaikan bahwa di tahun 2022, pada dinas perkim terdapat alokasi pembangunan ruang terbuka hijau publik, sehingga terdapat kenaikan pagu dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Helldy dalam pidatonya.

Kemudian, anggaran pada Setda juga naik karena terdapat anggaran hibah yang dialokasikan untuk menjalankan sejumlah program. Salah satunya kenaikan honor guru madrasah.

“Serta bantuan operasional masjid, sehingga terdapat kenaikan anggaran dibandingkan tahun sebelumnya,” terangnya.

Dalam penyampaian tersebut, Helldy juga menyinggung adanya penurunan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) pada 2022. Penurunan itu karena pada tahun sebelumnya anggaran banyak tersedot untuk pembebasan lahan Jalan lingkar Utara (JLU). Maka dari itu, pada 2022 akan difokuskan peningkatan infrastruktur jalan dan lainnya.

Baca juga  Bareng-bareng Tanggulangi Pencemaran Laut, KSOP Banten Gagas Pengklasteran Pelabuhan

“Di tahun 2022, anggaran pada Dinas PU diprioritaskan untuk peningkatan jalan, gedung dan drainase, yang kami usulkan melalui sumber dana alokasi khusus dan bantuan keuangan,” pungkasnya. (Ronald/Red)