Ilustrasi (fotografis Selatunda.com)

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon resmi memberi sanksi denda Rp 100 ribu bagi masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan tidak menggunakan masker saat melakukan aktifitas di tempat umum.

Pemberlakuan sanksi ini setelah Walikota Cilegon menandatangani Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 40 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Dikeluarkanya Perwal Nomor 40 tahun 2020 mengikuti Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang Pengendalian Covid-19.

Dalam Perwal Nomor 40 tahun 2020 ini disebutkan sanksi bagi yang tidak menerapkan disiplin protokol kesehatan yakni berupa teguran secara lisan dan tertulis, kerja sosial, hingga denda administatif mulai dari Rp 100 ribu – Rp 300 ribu. Sedangkan untuk pelaku usaha, penyelenggara, pengelola serta penanggung jawab tempat dan fasilitas umum, juga diberlakukan sanksi penghentian sementara operasional usaha, hingga pencabutan izin usaha.

Baca juga  Kecamatan Citangkil Juara Umum MTQ Kota Cilegon

Sekda Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, dengan dikeluarkanya Perwal ini bisa meningkatkan pendispilinan masyarakat terkait protokol Covid-19.

“Pertumbuhan Covid-19 Kota Cilegon semakin hari bukan semakin melandai tetapi tumbuh klaster baru. Harapan kami (Pemkot Cilegon,red) dengan dikeluarkannya perwal ini, bisa menyadarkan masyarakat agar lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan,” kata Sari Suryati ditemui di kantornya, Rabu (26/8/2020).

Lebih lanjut, Sari mengungkapkan, jika penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan akan langsung dilakukan oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berkordinasi dengan Polres, Kodim 0623, Kejaksaan Negeri, dan Gugus Tugas/Satuan Tugas penanganan Covid-19 Cilegon.

“Perlu ditekankan persoalan ini bukan mengedepankan denda yang akan diminta. Tapi, bagaimana masyarakat lebih menaati aturan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” lanjut Sari.

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

Mengenai penegakan hukum, kata Mantan Asda III ini, pihaknya akan menggelar rapat dengan semua jajaran dengan Polres Cilegon dan Kodim 0623 Cilegon untuk membantu melakukan sosialisasi perwal.

“Besok, Kamis (27/8/2020) akan dirapatkan dengan Pak Walikota, TNI/Polri. Untuk sistem pengawasannya sendiri, nanti akan dilakukan oleh satgas tingkatan Kota Cilegon, satgas tingkat Kecamatan maupun satgas tingkat kelurahan,” ujar Sari Suryati.

Terpisah, Plt Kepala Dinkes Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan, perwal tersebut akan segera disosialisasikan kepada masyarakat.

“Jum’at (28/8/2020) besok, akan kita sosialisasikan bersama dengan Forkopimda, pemuka agama, dan tokoh masyarakat di Cilegon,” pungkasnya. (Ully/Red)