LEBAK, SSC – Sedikitnya ada 401 jiwa yang berasal dari Desa Bungurmekar dievakuasi ke Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Sajira. Mereka divakuasi pasca banjir bandang.
Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh Tim Tagana, tercatat dari 116 kepala keluarga yang mengungsi terdiri dari 56 jiwa balita, 40 jiwa lansia, 3 orang disabilitas, dan 302 jiwa usia produktif.
“Ini hasail tadi jam 23.00 WIB pas kita lagi penghitungan,” ujr salah satu pekerja sosial (Pkeksos) Kemensos, Asep Badrudi saat ditemui di gedung PGRI Kecamatan Sajira, Rabu (1/1/2020).
Evakuasi dilakukan untuk membantu warga karena tempat tinggal yang ditempati mereka rusak diterjang banjir bandang.
“Kan rumah mereka pada rusak, jadi untuk sementara kami bekerjasama dengan PGRI untuk menyediakan tempat tinggal sementara,” sambungnya.
Dilokasi evakuasi, kata dia, warga disedikan fasilitas dan perlengkapan untuk tidur. Begitu juga kebutuhan dasar lainnya juga disiapkan petugas.
“Kami sediakan selimut yah untuk mereka khawatir kedinginan, termasuk untuk makan kami sediakan disini,” kata Asep.
Dalam pantauan selatsunda.com hingga Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 02.00 WIB, warga tengah beristirahat di lokasi. Beberapa diantaranya tampak juga menjaga keluarga.
(MG-01)

