CILEGON, SSC – Sebanyak 7 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang ada di Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon mulai dinyalakan secara bertahap. Diketahui pada Minggu (4/8/2019), seluruh wilayah Jakarta, Jawa Barat dan Provinsi Banten mengalami pemadaman listrik massal.

Deputy GM Bidang Umum dan Humas PLTU Suralaya, Hadi Susanto mengatakan, tidak hidupnya PLTU di Suralaya akibat imbas gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang. Pihaknya membantah ada pemberitaan yang menyatakan gangguan justru bersumber dari Suralaya.

“Jadi intinya Suralaya karena impact gangguan yang di Ungaran. Termasuk semua yang di Banten,” ujarnya dikonfirmasi, Senin (5/8/2019).

Ia menepis jika PLTU mengalami kerusakan pasca pemadaman lisrik massal. Saat ini manajemen tengah berusaha menyalakan 7 unit PLTU. Penyalaan itu dilakukan secara bertahap.

“(PLTU Suralaya) Nggak ada masalah, masih satu per satu (dinyalakan). Masih satu satu masuk, ganti sebelahnya, masuk. Sekarang mau on yang (unit) 7, itu kan pelan-pelan. Tergantung pengaturnya, kalau suruh jalan, kita jalankan. PLTU kan perlu pemanasan, perlu segala macam, jadi tidak langsung bisa start up,” terang dia.

Sejauh ini, kata dia, ada 2 unit PLTU yang sudah dinyalakan. Sementara unit lainnya akan dinyalakan secara bertahap dan bergantian.

“Satu-satu sekarang dinyalakan, (unit) 6 sudah masuk, (unit) 4 sudah masuk, sekarang lagi (unit) 7, nanti (unit) 2. Rencana mau masuk 3 unit, yang sudah masuk 2 unit. Nanti bertahap mau masuk lagi, dua unit,” tutur dia.(Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here