20.1 C
New York
Selasa, April 21, 2026
BerandaPemerintahanTim Rifaskes Dinkes Cilegon Ikuti Workshop Enemurator Kemenkes RI di Tangerang

Tim Rifaskes Dinkes Cilegon Ikuti Workshop Enemurator Kemenkes RI di Tangerang

-

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon melalui Tim Rifaskes mengikuti kegiatan workshop enemurator dari Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan yang dilaksanakan di Alium Hotel, Kota Tangerang ini dihelat mulai Senin (22/4/2019) hingga Minggu (28/4/2019).

Penanggung Jawab Operasional (PJO) Dinkes Cilegon, Faruk Oktavian mengatakan, terselenggaranya workshop ini sebagai upaya Dinkes Cilegon untuk menyusun rekomendasi bagi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, terutama menyangkut tentang penguatan capaian Universal Health Coverage dan perbaikan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

“Jadi tim Rifaskes dari Dinkes Cilegon yang mengikuti workshop dari Kementerian Kesehatan mulai seluruh Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik, Apotek, Laboratorium Kesehatan, Dokter Praktek Mandiri dipilih secara Random Sampling sedangkan Bidan Praktek dipilih secara sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengamatan,” kata Faruk kepada Selatsunda.com, Minggu (28/4/2019).

Faruk menjelaskan, usai mengikuti workshop ini, dua puskesmas baik Puskesmas Cibeber maupun Puskesmas Jombang mulai melakukan pengumpulan data. Keduanya akan dibagi menjadi dua tim.

“Mulai hari ini dua puskesmas akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengumpulan data langsung. Satu tim dibagi dua orang,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Cilegon, Arriadna menuturkan, cakupan kesehatan semesta bukan hanya menyangkut pencapaian jumlah orang yang dicakup JKN melainkan suatu rangkaian upaya yang holistik, strategis, dan integral dari semua upaya pembangunan kesehatan pada seluruh tahapan siklus kehidupan manusia.

“Untuk menentukan nilai cakupan kesehatan semesta bisa dilihat dari Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang kita targetkan di 2030 seluruh masyarakat dapat menikmati jaminan kesehatan yg merata,” ujar Nana sapaan akrabnya.

Nana berharap, fasilitas kesehatan yang ada di Cilegon ini bisa membantu kelancaran riset ini karena riset akan menghasilkan data yang berkualitas dalam menghasilkan rekomendasi kebijkan untuk penguatan pencapaian layanan kesehatan semesta (Universal Helth Coverage/UHC). Serta sebagai bentuk perbaikan pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN). (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini