20.1 C
New York
Selasa, April 21, 2026
BerandaPeristiwaPedagang Kranggot Keluhkan Kualitas Bawang Putih Impor Cepat Membusuk

Pedagang Kranggot Keluhkan Kualitas Bawang Putih Impor Cepat Membusuk

-

CILEGON, SSC – Sejumlah pedagang di Pasar Kranggot, Kota Cilegon mengaku kecewa dengan bawang putih yang mereka jual. Pasalnya, kualitas bawang putih yang komoditasnya diimpor dari China ini tergolong sangat buruk bahkan cepat membusuk. Bahkan, bawang putih yang diterimanya cepat kempes jika dibandingkan dengan kualitas bawang putih biasanya.

“Semua bawang putih yang dikirim oleh Pemprov Banten semuanya busuk, dan tidak layak dikonsumsi. Bahkan tidak ada peminatnya. Pelanggan lebih baik beli yang mahal tapi kualitasnya bagus daripada beli yang murah namun kualitasnya cepat busuk,” kata Supiah saat ditemui Selatsunda.com di Pasar Kranggot, Selasa (7/5/2019).

Ia menambahkan, dirinya membeli 1 karung bawang putih asal China dengan Rp 400.000 untuk 20 kilo gram dari operasi pasar (OP) yang dilaksanakan oleh Disperindag Provinisi Banten.

“Satu pedagang di jatah dapatnya hanya 20 kilo gram saja. Meski didatangkan dari China, saya sih rugi mba, mana kualitasnya buruk begini,” keluhnya.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha UPTD Pasar Kranggot, Kota Cilegon Aceng Syarifudin mengakui ada keluhan dari para pedagang tentang bawang putih yang diimpor tersbeut.

“Pedagang bilang sangat rugi bawang putih dari China ini. Karena banyak yang busuk dan kualitasnya gak bagus. Kita terima kiriman bawang putih impor dari China sebanyak 3,6 ton. Masing-masing pedagang hanya menerima 1 karung bawang putih yang dijual Rp400.000. Kemungkinan akan ada tahap kedua pengiriman bawang putih dari China. Mudah-Mudahan kualitasnya lebih baik dibandingkan pengiriman tahap pertama ini,” tandasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini