CILEGON, SSC – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon menggelar Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan Raperda Menjadi Perda Tentang Perubahan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Cilegon Tahun Anggaran 2019.
Pada penetapan hasil rapat paripurna telah ditetapkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perubahan 2019 merosot hingga Rp 13 miliar atau 1,89 persen. Semula pos PAD mencapai Rp 701 miliar menjadi Rp 688 miliar.
Sementara, untuk sektor pendapatan di APBD-P sebelumnya hanya Rp1,834 triliun bertambah Rp 46 miliar menjadi Rp 1,88triliun. Untuk sektor belanja di APBD Reguler 2019 hanya Rp 1,99 triliun bertambah Rp 65,278 miliar menjadi Rp 2,63 triliun.
Untuk pos pendapatan daerah yang sah, mengalami kenaikan sebesar Rp59 miliar. Dimana pada APBD regular sebesar Rp220 miliar, bertambah menjadi Rp279 miliar di APBD-P.
Selanjutnya, untuk struktur belanja, naik menjadi Rp 65 miliar. Dimana pada APBD regular Rp 1,999 triliun, menjadi Rp 2,63 triliun di APBD-P. Pada struktur ini, anggaran belanja tidak langsung pada APBD-P naik Rp1 miliar dibandingkan APBD regular. Dimana pada APBD regular Rp 813 miliar menjadi Rp 814 miliar pada APBD-P.
Kenaikan belanja terbesar berada di pos belanja langsung, anggaran pos ini dinaikan Rp64 miliar. Dimana pada APBD regular nilai belanja langsung Rp 1,184 triliun, pada APBD-P naik menjadi Rp 1,248 triliun.
Walikota Cilegon, Edi Ariadi menanggapi ini mengatakan, upaya yang sangat diprioritaskan pada anggaran tidak lagi berfokus pada peningkatan insfrastruktur melainkan akan fokus pada kenaikan gaji para guru SMP se-Kota Cilegon.
“Jadi udah gak fokus pada peningkatan insfrastruktur tapi kenaikan gaji guru SMP,” ucap Edi.
Terpisah, Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj mengaku, anggaran APBD P 2019 tidak lagi berkutat pada peningkatan insfrastruktur. Namun, lebih fokus pada peningkatan kinerja pegawai di Lingkup Pemkot Cilegon.
“Meskipun ada tapi gak di fokuskan banget anggaran tersebut. Tapi hanya terfokus pada penambahan tunjangan para guru khususnya pada guru SMP,” papar Isro. (Ully/Red)

