20.1 C
New York
Minggu, Juni 21, 2026
BerandaPemerintahanBangun Islamic Center dan Asrama Haji, Pemkot Serang Kaji FS Dua Lokasi

Bangun Islamic Center dan Asrama Haji, Pemkot Serang Kaji FS Dua Lokasi

-

SERANG, SSC – Tahapan penetapan lokasi rencana pembangunan Islamic Center dan Asrama Haji yang dilakukan Pemerintah Kota Serang mulai mengerucut. Dalam paparan Laporan Akhir Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS) oleh Tim Teknik Universitas Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Ledian Kota Serang terdapat dua lokasi yang dianggap layak untuk pembangunan baik di Terminal atau Pasar Kepandean (Islamic Center) dan Panancangan (Asrama Haji).

Walikota Serang, Syafrudin mengatakan, kajian FS atas rencana pembangunan Islamic Center dan Asrama Haji menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Saat ini, kata dia, Pemkot sudah mulai menjalankan sejumlah tahapan mulai kajian FS hingga penentuan lokasi pembangunan.

Rencananya setelah penetapan lokasi dinilai layak, kata Syafrudin, Pemkot selanjutnya akan melakukan penyusunan Detail Enginerieeng Design (DED) di 2020. Pembangunannya diperkirakan akan dimulai pada 2021.

“Di 2020 itu, penganggaran DED dulu. Kemudian setelah tahu berapa anggaran dibutuhkan, nanti baru di 2021 baru dimulai (pembangunan),” ujar Syafrudin usai membuka kegiatan.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Serang, M Ridwan menambahkan, kajian FS melibatkan Tim Peneliti Teknik dari UI. Sejauh ini, laporan pendahuluan hingga laporan akhir sudah sesuai yang diharapkan karena penyusunannya melibatkan seluruh pihak.

Meskipun demikian, ia mengaku, ada satu variabel yang menjadi parameter utama yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan dalam penyusunan FS. Baik pembangunan Islamic Center dan Asrama haji perlu menyesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Serang yang mana memang saat ini diketahui sedang direview.

“RTRW memang lagi review, jelas seluruh kegiatan pembangunan harus mengikuti dokumen perencanaan yang ada. Baik RTRW dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) dua lokasi yang diusulkan itu termasuk wilayah RDTR Kota Serang, Serang dan Cipocok Jaya. Di dalam kajian penentuan itu suatu petimbangan pokok. Itu menjadi variabel utama dalam FS,” terangnya.

Diketahui pada pemaparan Laporan Akhir FS oleh Ketua Tim Penyusunan FS Islamic Center dan Asrama Haji, Ridwan Kurniawan disimpulkan bahwa secara keseluruhan untuk dua lokasi yang ditetapkan yakni Pasar Kepandean dan Panancangan mempunyai nilai skor bersaing. Pembangunan Islamic Center di Kepandean patut dipertimbangkan karena dapat meningkatkan citra dan kualitas lingkungam sekitar. Kemudian berdasarkan konsep Urban Regeneration dan Urban Acupunture, untuk site yang terpilih nanti perlu dilakukan Urban Planning dan RTRW Kawasan.
(Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini