SERANG, SSC – BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) Kesehatan di Kota Serang tidak tepat sasaran. Ini terbukti dari hasil data yang ada dari 10.000 penerima 340 penerima tidak seharusnya mendapatkan bantuan.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Poppy Novriandi mengatakan hal tersebut bisa dimaklumi kesalahan input data, lantaran tenaga relawan pendataan penerima terbatas.
“Saya sangat menghargai teman teman relawan cuma 40 orang yang sudah melakukan pekerjaan dengan ya katakanlah dengan honor yang tidak seberapa, honornya sekitar 8000 rupiah perkepala keluarga kan bisa dibayangkan,” kata Poppy, di temui di DPRD Kota Serang, Rabu (12/4/2019).
Adapaun 340 penerima tidak tepat sasaran, sudah di coret dari daftar Penerima. Adapun untuk penerima PBI ditahun 2019 ini mengalami penambahan yang cukup banyak.
“Tahun ini atau tahun depan itu jumlah kuota penerima PBI itu naik yah, di sekitar kurang lebih yang menjadi tanggung jawab APBD Kota ini 42.000 dengan anggaran yang tadinya sekitar Rp11 miliaran naik menjadi Rp20 milyaran,” ungkapnya.
Ia pun menegaskan bagi yang tidak menerima bantuan tersebut bisa mengadukan kepada Dinasa Sosial Kota Serang.”Kalo misalkan tadi itu ada laporan apalagi kalo secara sukarela misalkan dari kecamatan bahwa menemukan cepet kita tangani,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan data untuk 2020 dari 42.000 penerima dan sudah terferivikasi sebanyak 38.376 penerima. Untuk mengantisipasi adanya penerima yang seharusnya tidak menerima Poppy melakukan penanganan baru.
“Kedepan akan kami coba nanti rumah rumah yang mendapat bantuan apapun yah yang dilaksanakan pemerintah itu baik BPNT, PKH, PBI segala macam itu akan kita pasangi stiker, rumah ini memang keluarga tidak mampu dia berhak mendapatkan bantuan,” tegasnya. (MG-01)

