LEBAK, SSC – Direktorat Lalu Lintas(Ditlantas) Polda Banten mengimbau agar masyarakat tidak memilih untuk berwisata ke obyek wisata Negeri Diatas Awan di Gunung Luhur Citorek, Kabupaten Lebak saat merayakan malam pergantian tahun baru 2020. Hal itu disampaikan mempertimbangkan berbagai aspek keselamatan karena sarana yang ada belum memadai dan jalur yang dilintasi tergolong membahayakan untuk dikunjungi.
Ditlantas Polda Banten, Kombes Pol Wibowo usai meninjau lokasi menyatakan, fasilitas menuju Citorek dinilai belum cukup memadai untuk warga berwisata. Jalan yang dilewati masih belum lebar dan belum tersedia Penerangan Jalan umum (PJU). Selain itu, jalan yang dilalui juga curam dan banyak belokan patah.
“Tadi malam kami sudah melakukan survey jalur, jalur yang menuju lokasi sangat kecil dan kurangnya penerangan jalan umum yang ada. Kondisi jalan yang curam baik saat mendaki dan turun serta cukup patah,” ujarnya, Sabtu (28/12/2019).
Selain sisi jalan, kata Wibowo, fasilitas lain seperti pembatas jalan di Citorek juga belum tersedia sehingga membahayakan. Di lokasi juga belum tersedia sarana kantong parkir untuk menampung kendaraan.
“Berdasarkan hal-hal yang saya samapaikan diatas, tentunya sesuai dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Lebak, kami mengimbau kepada masyarakat. Tidak menggunakan wisata Gungung Luhur, Citorek ini, atau yang dikenal sebagai wisata negeri diatas awan, sebagai tempat perayaaan malam tahun baru,” harapnya.
Hal itu patut disampaikan demi keselamatan masyarakat terlebih beberapa waktu lalu di lokasi juga terdampak banjir dan longsor.
Bagi masyarakat yang akan berpergian menghabiskan malam pergantian tahun di obyek wisata lain juga diimbau untuk memperhatikan aturan berlalu lintas. Sebelum berpergian, kondisi kendaraan sudah dipastikan fit.
“Kami juga menghimbau agar mematuhi aturan berlalu lintas, mengikuti petunjuk yang disampaikan petugas dan mengecek kendaraan saat di perjalanan. Cek kelengkapan mengemudi dan jalan lupa berdoa,” pungkasnya. (Ronald/Red)

