LEBAK,SSC – Hari pertama tahun 2020, Kabupaten Lebak diterjang banjir bandang. Selain Kecamatan Cipanas dan Lebak Gendong, banjir akibat luapan sungai ini juga menerjang Kecamatan Sajira.
Salah satu warga Desa Sajira, Muhammad Dzikrilkah mengaku banjir bandang terjadi pada Rabu (1/1/2020). Ia terkejut rumahnya terendam sekitar pukul 08.00 WIB pagi hari.
“Posisi saya sedang tidur, terus orang tua membangunkan saya ada banjir katanya, pas saya bangun air sedang deras derasnya menghantam rumah rumah warga,” kata Dzikrilkah.
Baca : Kabupaten Lebak Dilanda Banjir Bandang, Rumah di 2 Kecamatan Terendam
Pria yang kerap disapa Dzikri menceritakan, awalnya kondisi hujan pada Selasa (31/12/2019) hujan turun tidak begitu deras. Namun di pagi hari, kata dia, banjir langsung merendam tempat tinggalnya.
“Berawal dari hujan lebat dari kemarin sampai tadi pagi kemudian terjadilh banjir kecil yang msuk ke wilyah pemukiman warga, tiba tiba datang arus air dengan jumlah yang sangat besar dan menghanyutkan rumah rumah warga.
Dzikri belum mengetahui berapa banyak rumah warga yang terendam dan hanyut saat banjir terjadi. Begitupun korban jiwa pasca peristiwa tersebut.
“Saya tahunya baru ada satu yang terbawa air, tapi enggatau selamat atau tidak, yang pasti rumah banyak yang terbawa, kendarana juga sama,” sambung Dzikri.
Sementara, salah satu petugas Desa Sajira, Eka mengatakan, sedikitnya baru tercatat 16 rumah warga yang terendam banjir. Hingga saat ini, aparat desa masih terus melakukan pendataan.
“Baru ada 16 yang terdata, karena masyaraktnya masih sibuk yah ada yang bersih bersih ada yang ngangkut sisa barang yang tidak terbawa arus,” kata Eka
Dalam pantauan selatsunda.com saat dilokasi kejadian tampak bekas bangunan-bangunan yang terbawa hanyut dan masyarakat sedang bergotong royong untuk membersihkan puing serta sampah yang berserakan. Kondisi air di permukiman warga kini sudah mulai surut. (MG-01)

