20.1 C
New York
Minggu, April 26, 2026
BerandaPeristiwaSungai Ciberang Meluap, 7 Jembatan di Lebak Terputus

Sungai Ciberang Meluap, 7 Jembatan di Lebak Terputus

-

LEBAK, SSC – Tujuh jembatan di Kabupaten Lebak terputus akibat luapan Sungai Ciberang. Salah satunya merupakan jembatan utama di Kecamatan Sajira yang merupakan penghubung ke Kecamatan Muncang dan Leuwidamar dan Sobang.

Kepala Desa Sajira, Iim Abdurohim mengatakan, Jembata yang menghubungkan Kecamatan Sajira dengan Muncang terbawa arus akibat meluap air Sungai Ciberang meluap. Kejadian itu kemudian memutuskan akses warga.

“Tadinya masih bisa digunakan, bahkan masyarakat pada disitu pas pagi, mereka ngeliatin air yang lagi meluap, kendaraan juga normal pas jam 10an masyarakat pada bubar karen air makin tinggi sampai menyentuh permukaan aspal jalan jembatan,” ujar Iim saat dilokas kejadian.

Warga, kata dia, saat ini yang hendak menuju arah muncang sampai ke baduy terpaksa harus mencari jalur lain.

“Kalau roda dua masih bisa lewat jembatan yang berada di Kampung Sanding, Desa Sindang Sari, Sajira, nah itu masih berfungsi. kalau roda dua harus lewat kearah rangkas jaraknya lumayan sekitar 2 sampe 3 jaman,” sambungnya.

Sementara, Camat Sajira, Rahmat mengatakan hal yang sama. Akses Jembatan di Sajira terputus pada pukul 08.00 WIB sejak air meluap pukul 06.00 WIB.

“Dari pagi air datang dari sungai Ciberang dan Lebak Gedong, ini jembatan putus karena banjir bandang dari sana,” kata Rahmat.

Selain jembatan penghubung antar kecamatan ini, ada juga 6 jembatan gantung yang dilaporkan putus. Keenam jembatan gantung terdapat Desa Burungmekar, Calungbungur 2 jembatan gantung, Sukajaya, Sukarame dan Sajira Mekar.

Jembatan gantung yang putus, lanjutnya disebabkan oleh material pepohonan yang terbawa arus sungai Ciberang. Akibat putus, jembatan penghubung ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Sementara itu, salah seorang pengendara, Saeful Munir mengaku sangat kesulitan dengan terputusnya jembatan di Kabupaten Lebak. Untuk dapat menuju ke lokasi lain, warga harus lewat Jalur Rangkasbitung.

“Tadinya saya mau silaturahim ke rumah teman, tapi berhubung jalanya terputus seperti ini tidak jadi,” katanya. (MG 01/Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini