SERANG, SSC – Plt Ketua PPP Banten, Subadri Ushuludin menyakini bisa merangkul sejumlah parpol untuk bergabung membangun koalisi poros perubahan. Hal ini disampaikan setelah PPP dan PKB melangsungkan deklarasi antara maju berkoalisi di Pilkada Pandeglang.
Dikatakan Subadri, pun nanti dalam proses panjang lobi politik dengan parpol lain tak berujung manis, toh kursi dua parpol baik PPP dan PKB dalam menghantarkan bakal calon bupati dan wakil bupati melenggang di Pilkada Pandeglang sudah aman.
Baca : PPP-PKB Koalisi di Pilkada Pandeglang, Ini Sikap Gerindra dan NasDem
Untuk diketahui, kursi dengan koalisi PPP dan PKB secara hitungan syarat minimal telah melampaui batas 10 kursi. Jumlah kursi di parlemen jika digabungkan menjadi 11 kursi yakni PPP dengan 5 kursi dan PKB 6 kursi. Kedua parpol dengam jumlah tersebut berpeluang memajukan bakal calon bupati dan wakil bupati Pandeglang yang akan diusung.
“Kalaupun pahit kita hanya 2 partai, ya jalan saja toh sudah 11 kursi. Ambang (syarat minimal) kan 10 kursi. Ya jalan saja,” ujarnya usai menghadiri acara deklarasi koalisi di Kantor PPP DPW Provinsi Banten, Minggu (5/7/2020).
Subadri disinggung akan ada upaya dari petahana merangkul parpol yang belum menentukan sikap mengaku tak mempermasalahkannya. Hal itu, kata dia adalah hak petahana. Begitu sebaliknya ada hak parpol juga bila memutuskan untuk merapat ke koalisi poros perubahan.
Baca juga : PKB dan PPP Sepakat Dorong Thoni Mukson Maju Bacalon Bupati Pandeglang
Koalisi yang dibangun PPP dan PKB ini, pada prinsipnya kata Subadri adalah bentuk sikap kedua partai menantang petahana. Jadi, bagi parpol yang memiliki sikap sama diajak untuk bergabung di koalisi poros perubahan.
“Intinya kami hanya membuka dengan diawali PPP dan PKB ini juga sama mengharapkan adanya partai-partai yang belum berafiliasi. Yang belum menentukan sikap ke petahana maka hayu kita ajak bareng-bareng di koalisi perubahan,” ucapnya.
Hingga saat ini, Subadri yang juga merupakan seorang Wakil Walikota Serang menjelaskan, baik PPP maupun PKB masih terus intens lobi politik dengan beberapa partai lain. Baik Gerindra, Nasdem, Perindo dan parpol lainnya.
“Sudah terjalin, cuma ya dia mungkin belum menentukan sikap untuk hari ini harapanya mudah mudahan sehari dua hari ini Gerindra Nasdem, Perindo ke Koalisi PKB PPP ini,” paparnya.
Besar harapannya dengan terbangunnya koalisi PPP dan PKB dapat mencetus pemimpin baru di Pandeglang. Karena menurutnya, awal kesuksesan itu dimulai dari kebersamaaan. Dengan banyaknya parpol bergabung di koalisi perubahan, kekuatan melawan petahana akan semakin besar. Sehingga bacalon yang didorong bisa memenangkan pilkada Pandeglang.
“Mudahan-mudahan dengan kebersamaan PPP, PKB, NasDem, Gerindra dan lain lain, poros perubahan untuk mensukseskan calonnya di Pandeglang berujung sukses,” paparnya. (MG-01/Red)

