20.1 C
New York
Sabtu, Agustus 22, 2026
BerandaPemerintahanKPU Kota Serang di Rapid Test, 23 Orang Non Reaktif

KPU Kota Serang di Rapid Test, 23 Orang Non Reaktif

-

SERANG, SSC – KPU Kota Serang bekerjasama dengan Dinkes Kota Serang menggelar rapid test. Rapid test diikuti seluruh komisioner dan jajaran Sekretariat berjumlah 23 orang di kantor KPU Kota Serang. Hadir tim medis Dinkes berjumlah 5 orang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Serang Ratu Ani Nuraeni mengatakan, rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona. Dari seluruh peserta di KPU yang mengikuti tes, kata dia, tidak ada yang reaktif Covid-19.

“Kami mengapresiasi KPU yang berinisiatif mengundang kami menggelar rapid test. Semakin banyak cakupan rapid test, semakin memudahkan untuk melakukan pemetaan pandemi ini. Dari semua yang ikut tes, seluruhnya non reaktif,” kata Ani, di kantor KPU Kota Serang, Senin(27/7/2020).

Ia berharap, dengan rapid test ini, seluruh jajaran KPU tetap memegang teguh protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak di tempat kerja, menggunakan masker, hingga menyediakan sabun cuci tangan di areal kantor.

Komisioner KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri menjelaskan, mengacu pada surat edaran Ketua KPU RI nomor 19 tahun 2020, di lingkungan KPU dibentuk tim penanganan Covid 19.

“Tugas tim itu memastikan protokol kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan KPU. Diantaranya dengan cara melakukan pengukuran suhu tubuh di pintu masuk kantor, mewajibkan seluruh pegawai menggunakan masker, memfasilitasi tempat kerja yang aman dan sehat, serta melakukan physical distancing dalam semua aktifitas kerja,” jelasnya.

Meski tanpa tahapan pilkada, KPU Kota Serang tetap menggelar aktifitas kerja yang berhubungan dengan kepemiluan yang melibatkan banyak pihak.

“Konsentrasi kami sekarang adalah penyusunan daftar pemilih berkelanjutan (DPB) serta penyusunan draft raperda dana cadangan pilkada yang diusulkan Pemkot Serang. Dua aktifitas itu membutuhkan interaksi dengan banyak pihak. Dalam menyusun DPB misalkan kami agendakan untuk pendataan terbatas ke lapangan. Jadi rapid test ini penting sebagai upaya perlindungan diri,” kata Fierly. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2