CILEGON, SSC – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Hasbi Sidik mengaku prihatin mendengar bocah di Kecamatan Purwakarta memiliki keterbelakangan mental dengan suka menghirup aroma bensin sejak kecil.
Hasbi mempertanyakan, respon dari camat, lurah dan pihak RT/RW setempat dalam memperhatikan warganya seperti yang dialami Iman Subarkah.
“Selama ini RT/RW, lurah maupun camatnya kemana aja? Sampai ada warga dengan kondisi seperti itu? Semestinya di zaman serba terbuka ini, informasi pun terbuka dong. Sangat berbahaya sekali jika anak tersebut dibiarkan begitu saja (menghirup aroma bensin) kalau udah lama begitu,” kata Hasbi kepada Selatsunda.com dikonfirmasi, Minggu (21/3/2021).
Untuk itu, dia meminta agar lurah dan camat segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos). Supaya langkah pengobatan dapat cepat dilakukan.
“Segera lakukan tindakan pengobatan. Apalagi anak itu punya penyakit epilepsi. Ibunya punya penyakit ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa). Kalau enggak dirujuk dengan cepat malu juga dengan kota (Cilegon) yang disebut dengan kota industri,” lanjutnya.
Hasbi juga meminta Walikota, Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta memprioritaskan penanganan kasus orang miskin di Cilegon.
“Pak wali dan Pak Wakil kan punya program prioritas jadi tolong kasus seperti ini didahulukan. Dan tidak ada lagi warga miskin di Cilegon,” pungkasnya.
Pada pemberitaan sebelumnya, hal yang tidak biasa dilakukan Iman Subarkah layaknya anak-anak pada umumnya. Bocah berusia 11 tahun ini sehari-harinya suka menghirup aroma bensin. Bahkan kebiasaan yang tidak biasa lainnya juga dilakukan warga Kampung Panasepan, RT 014 RW 03 Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon ini. Dia juga makan makanan di tempat sampah. (Ully/Red)

