20.1 C
New York
Rabu, Agustus 12, 2026
BerandaPeristiwaDiduga Stress, Penumpang Kapal Ferry Rajarakata Ceburkan Diri ke Laut Selat Sunda

Diduga Stress, Penumpang Kapal Ferry Rajarakata Ceburkan Diri ke Laut Selat Sunda

-

CILEGON, SSC – Seorang penumpang KMP Rajarakata dilaporkan menceburkan diri dan tenggelam di Perairan Selat Sunda saat kapal berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Senin (9/8/2021). Penumpang yang belum diketahui identitasnya ini diduga menceburkan diri ke laut karena depresi.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pelabuhan Merak pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten Hariyanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB. Saat itu kapal tengah dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak. Saat di lokasi kejadian tepatnya di sekitar utara Pulau Sangiang, penumpang berjenis kelamin pria dengan usia diperkirakan antara 30 hingga 40 tahun ini dilaporkan menceburkan diri ke laut.

“Betul. Laporan awal kami terima seperti itu. Kita sedang menunggu laporan resmi dari operator. Saat ini, laporan sudah diteruskan ke Basarnas untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang PT Jemla Ferry di Merak, Koko Setiabudi membenarkan adanya laporan penumpang yang melompat dari KMP Rajarakata. Nakoda dan saksi melaporkan, penumpang itu meloncat kelaut diduga depresi.

“Menurut laporan nakhoda dan dari saksi yang ada. Korban tiba-tiba loncat dan berteriak Madura Merdeka sambil loncat ke laut,” terangnya.

Pasca insiden tersebut, nakoda langsung memutari area sebanyak 3 kali untuk mencari korban. Namun masih belum ditemukan.

“Yang jelas kapal sudah melaksanakan prosedur dan melaporkan ke aparat terkait serta sudah melaksanakan sesuai prosedur kapal memutar 3 kali untuk mencari, namun belum bisa menemukan korban,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen