20.1 C
New York
Selasa, Juni 23, 2026
BerandaPeristiwaHingga Juni 2022, Empat Ratus Pemegang KCS Ajukan Pinjaman Modal UMKM

Hingga Juni 2022, Empat Ratus Pemegang KCS Ajukan Pinjaman Modal UMKM

-

CILEGON, SSC – Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon mencatat terhitung dari Januari hingga Juni 2022 ada sebanyak 400 pemegang Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) mengajukan pinjaman modal UMKM.

Kepala UPT PDB Dinas Koperasi dan UMKM Cilegon, Yesi Yunita mengatakan, keempat ratus pemegang KCS yang mengajukan pinjaman modal usaha bunga 0 persen telah dicairkan pinjamannya. Masing-masing menerima dengan besaran nilai pinjaman Rp 1 juta. Kata Yesi, pihaknya fokus memberikan  pinjaman tersebut kepada pelaku usaha yang masuk dalam kategori perintisan.

“Empat ratus ini fokus di UMKM katagori perintisan saja. Sedangkan untuk penguatan dan pengembangan sampai saat ini belum ada. Karena kita (pemerintah) hanya fokus untuk UMKM yang baru memulai usahanya, kata Yesi kepada Selatsunda.com, Jumat (10/6/2022).

Yesi mengaku, pihaknya pada tahun ini menargetkan bantuan pinjaman dapat menyasar kepada 1.000 pelaku UMKM. Untuk mencapai itu, pihaknya masih perlu gencar  mensosialisasikan program bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM. Serta tentu dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

“Semestinya, dalam hal ini, tidak hanya dari pihak UPT Dana Bergulir saja yang mensosialisaskan program KCS ini. Tetapi, ada peran lurah, RT dan RW yang harus bisa membantu terwujudnya program pinjaman modal usaha ini. Apalagi kan, program KCS ini banyak. Salah satunya bantuan pendidikan, bantuan permodalan. Nah, ini perlu lebih di sosialisikan kembali,” ujar Yesi.

Senada dengan Yesi, Kepala Dinas Koperasi Kota Cilegon, Agus Ubaidillah mengatakan,  program bantuan pinjaman usaha ini tidak hanya menyasar kepada pemegang KCS tetapi juga pelaku UMKM yang tidak memegang KCS.

“Sekalipun mereka punya KCS tapi ketika di validasi tidak ada usahanya sama saja tidak berhak menerima bantuan modal,” ujarnya.

Ubaidillah mengatakan, pada tahun ini Dinas Koperasi dan UMKM Cilegon menjalankan program tersebut menyasar 1.000 UMKM dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,9 miliar.

“Saya optimis di 2022 target 1.000 UMKM  untuk program pinjaman modal usaha bisa tercapai,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen