CILEGON, Selatsunda.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon mengklaim akan menuntaskan perbaikan sejumlah jalan rusak di Kota Cilegon.
Kepala Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUTR Kota Cilegon, Retno Anggraeni mengatakan, tahun ini alokasi anggaran untuk perbaikan jalan rusak sebesar Rp 33 Miliar. Jumlah tersebut bersumber dari APBD Kota CIlegon sebesar Rp 25 Miliar dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp 8 Miliar.
“Total keseluruhan anggaran yang dipersiapkan untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Cilegon mencapai Rp 33 miliar. Dengan anggaran yang ada ini, saya optimis gak ada jalan rusak di Cilegon,” ujarnya, Senin (27/6/2022).
Retno menerangkan, sejumlah jalan yang akan diperbaiki pada pertengahan Juni tahun ini diantaranya, Jalan Ahmad Dahlan (BBS) Jalan Asnawi (Gerem), Jembatan Ciberko (Cibeber). Kemudian Perbaikan juga dilakukan di 6 titik jalan lainya yakni Akses jalan di Kelurahan Panggung Rawi, lanjutan Jalan Imam Bonjol Sunan Gunung Jati, Sunan Ampel, eks TMMD-Cipala dan Jalan Penghubung Kelapa Tujuh-Cipala.
Retno menjabarkan, untuk perbaikan seperti Jalan Ahmad Dahlan (BBS) akan menggunakan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Kemudian Jalan Asnawi (Gerem) sebesar Rp 1,2 miliar dan di Jembatan Ciberko sebesar Rp 2,5 miliar.
“Sisanya untuk perbakian jalan di 30 ruas di Kota Cilegon akan diperbaiki secepatnya,”beber Retno.
Retno menjamin dengan anggaran yang tersedia, keluhan masyarakat tentang jalan yang rusak di Cilegon sudah dapat tertangani. Diharapkan, lelang pekerjaan dapat juga berjalan cepat agar perbaikan dapat segera dilakukan.
“Sekarang tergantung anggarannya. Kemarin memang kan gagal lelang. Kita optimis di 2022 gak ada gagal lelang sehingga jalan di Cilegon tidak kembali rusak dan bolong-bolong,” ujarnya.
Sementara, Walikota Cilegon, Helldy Agustian memastikan semua jalan rusak di Kota Cilegon akan segera diperbaiki.
“Kaitan dengan jalan rusak, semua akan diperbaiki berdasarkan perencanaan, jalan rusak tersebut sudah 13 tahun,” ujar Helldy.
Mantan Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon ini meminta agar masyarakat dapat bersabar. Meski baru menjabat sebagai Walikota satu tahun empat bulan, ia berharap seluruh keluhan dapat ditangani termasuk masalah jalan rusak.
“Kita kan baru satu tahun, empat bulan, jadi sabar. Boleh dicek di Bapeda anggarannya. 70 persen memang untuk program prioritas yang menyasar program kemasyarakatan, tapi 30 persennya juga untuk pembangunan. Jadi sabar, kemarin semua sudah kami alokasi, tinggal pengerjaannya saja,” pungkasnya. (Ully/Red)

